11,4 Juta Penduduk Indonesia Belum Miliki Rumah – Pare Pos – Online
new-picture-7
Metro Pare

11,4 Juta Penduduk Indonesia Belum Miliki Rumah

HL
RESMIKAN RUSUNAWA. Dirjen Penyediaan Perumahaan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahaan Rakyat (PUPR), Syarif Burhanuddin didampingi Ketua Dewan Pembina Yayasan Amsir Parepare, HA Faisal Andi Sapada meresmikan Rusunawa Perguruan Amsir, kemarin.

Rusunawa Perguruan Amsir Diresmikan

PAREPARE, Parepos.co.id — Direktorat Jenderal (Dirjen) Penyediaan Perumahaan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahaan Rakyat (PUPR), Syarif Burhanuddin mengatakan, hingga saat ini sebanyak 11,4 juta penduduk Indonesia masih belum memiliki rumah tinggal. Selain itu, ada penduduk punya rumah, tapi rumah tidak layak huni. “Ada 11,4 juta lebih masyarakat yang tidak memiliki rumah, dan ada penduduk yang rumahnya tidak layak huni,” ujar Syarif Burhanuddin saat meresmikan Rumah Susun Sewa (Rusunawa) Perguruan Amsir Parepare di Kompleks Yayasan Amsir, Rabu, 11 Januari. Syarif Burhanuddin mengatakan, pihaknya selama ini telah berhasil membangunkan rumah susun sederhana setiap tahunnya sebanyak 10 ribu unit. Dia pun mengakui, pencapaian penyedian rumah susun tersebut setiap tahunnya masih rendah. “Jumlahnya masih rendah, jika mau dibandingkan dengan jumlah penduduk kita yang belum memiliki rumah,” jelasnya.
Dia menyebutkan, puncak pembangunan rumah susun sederhana tersebut yang diperuntukkan untuk pendidikan dan pesantren terjadi pada tahun 2014 lalu, dengan jumlah pembangunan sebanyak 400 unit. “Setiap tahunnya menurun dari jumlah pembangunan yang dilakukan pada tahun 2014 hingga tahun ini mencapai 70 persen,” katanya. Menurutnya, penurunan tersebut disebabkan oleh permasalahan administrasi. Seperti kejelasan aset dan pengusulan proposal. “Hingga saat ini masih ada 100 tower rusunawa yang suda dibangun oleh Kementerian PUPR yang belum dimanfaatkan. Sehingga kita merubah konsep yang sebelumnya dengan menerapkan pembangunan langsung dimanfaatkan,” katanya. Syarif menambahkan, salah satu harapan ke depan pengembangan kota tidak memanfaatkan semua lahan yang ada, dan mengarahkan kepada pembangunan rumah vertikal guna tersedianya ruang terbuka hijau yang minimal 30 persen, ada di tiap daerah.
Sementara itu, Ketua Dewan Pembina Yayasan Perguruan Amsir Parepare, HA Faisal Andi Sapada mengatakan, rusunawa yang dibangunkan oleh Kementerian PUPR sangat bermanfaat terutama bagi mahasiswi dari luar daerah. “Mahasiswa STIE-STIH Amsir sudah mau mencapai 4.000 orang. Dan 60 persen, diantaranya berasal dari sejumlah daerah di lua Parepare. Seperti Pinrang, Sidrap dan Barru,” jelas Wakil Walikota Parepare ini.
Faisal menuturkan, selama ini mahasiswa maupun siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Amsir ada yang tinggal di kos atau bolak-balik, sehingga dengan adanya bantuan Rusunawa, maka mahasiswa bisa lebih tenang mengikuti perkuliahan. “Rusunawa tiga lantai itu menampung 56 kamar. Masing-masing kamar yang telah diisi perabot berupa meja belajar, kasur, dan lemari,” tandasnya. (mon/sar)

Click to comment
space_iklan_400x650

Most Popular

bannerr_bitmap
To Top