Caket Golkar Sulsel Tunggu Restu SYL – Pare Pos
Politik

Caket Golkar Sulsel Tunggu Restu SYL

Sikap optimis Ichsan Yasin Limpo (IYL) untuk maju dalam perebutan kursi Ketua Umum DPD I Golkar Sulsel semakin jelas, setelah mengklaim mendapat dukungan secara lisan dari 16 DPD II Kabupaten/Kota di Sulawesi Selatan (Sulsel). ” Iya, sudah ada 16 DPD II Golkar yang mendukung saya, tapi pak Syahrul tidak yakin jadi dia mau cek dulu, ya silakanlah,” ujar Ichsan usai melakukan pertemuan dengan Gubernur Sulsel, Syahrul Yasin Limpo, di Kantornya Jalan Urip Sumoharjo,kemarin.
Saat ini, ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Sulsel itu pun masih menunggu sikap politik kakak kandungnya, Syahrul Yasin Limpo (SYL) sembari melakukan pengecekan terhadap bentuk dukungan yang diberikan. Olehnya itu, mantan Bupati Gowa dua periode ini tetap optimis kendati rivalnya dalam musda nantinya adalah ketua DPRD Sulsel yang merupakan politisi senior Golkar Moh Roem dan telah lebih dahulu direstui SYL. “Mungkin seperti itu dan pak Roem juga yakin seperti itu kalau dia juga akan memenangkan ini. Jadi kita lihatlah nanti mudah-mudahan saya juga dapat izin jadi saya bertarung dengan pak Roem,” terangnya sambil tersenyum.
Sebelumnya, rencana Ichsan untuk bertarung dalam Musyawarah Daerah (Musda) Golkar Sulsel nampaknya semakin cerah. IYL bahkan optimis jika sikap yang diambilnya untuk maju sebagai ketua DPD I Golkar Sulsel dalam Musda nantinya mendapat dukungan penuh Kabupaten/Kota. IYL saat ditemui di Kantor Gubernuran Sulsel mengungkapkan, kedatangannya menemui SYL untuk menyampaikan kesediaannya bertarung di Musda Golkar dalam waktu dekat.
Berbeda halnya dengan  Wakil Ketua Partai Golkar Sulsel Moh Roem yang nampaknya setengah hati akan bertarung di Musda Golkar Sulsel yang dijadwalkan pada akhir bulan ini. Bahkan politisi senior Golkar tersebut mengaku belum mendapat satu pun rekomendasi dukungan dari DPD II selaku pemilik suara. Termasuk belum melakukan komunikasi dengan SYL. Ada tiga nama yang mencuat di Musda Golkar Sulsel di antaranya, Ichsan Yasin Limpo (IYL), Moh Roem, dan Agus Arifin Nu’mang.
Sementara itu, Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo menegaskan, Musda merupakan sarana demokrasi yang siapapun tentu bisa saja punya hak untuk maju. “Sepanjang dia punya kapasitas dan bersyarat sesuai dengan aturan yang ada, ya silakan saja. Lagi pula Golkar sudah terbiasa dengan dinamika musda yang ada,” ujar SYL dikesempatan yang sama.  Lagi pula, kata SYL ,kita punya aturan baku, siapapun tentu silakan saja maju atau bertarung. Sarana demokrasi itu bentuknya macam-macam , bisa dengan aklamasi, voting, atau one put one man, semua itu bisa terjadi di Musda. “Golkar itu kan partai besar, oleh karena itu semua langkah harus dihitung dengan baik. Saya pribadi selalu melihat asas manfaat. Asas manfaat kepartaian itu muaranya baik untuk rakyat, baik untuk daerah,” kata Syahrul.
Gubernur Sulsel dua periode itu pun mengakui, dirinya selalu mengedepankan bahwa politisi yang lahir dari rangkuman-rangkuman dirinya yang selama ini adalah politisi yang tetap mengedepankan moralitas. “Kalau begitu, seorang politisi itu muaranya bukan untuk dirinya namun untuk kemaslahatan negara,”tegasnya. (*)

Most Popular

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!