Kisah Inspiratif Siswa Berprestasi di Sidrap – Pare Pos
Pendidikan

Kisah Inspiratif Siswa Berprestasi di Sidrap

IBRAHIM/Parepos.co.id -- Siswa Berprestasi. Raisul Amin Rustam bersama pembimbing ekstrakurikuler SMPN 1 Pangsid, Idris.

SIDRAP, Parepos.co.id — Pesan moral kali ini datang dari sosok Raisul Amin Rustam, anak yang masih duduk dikelas IX SMPN 1 Pangsid, Kabupaten Sidrap ini terus menggenjot sejumlah prestasi baik di tingkat kabupaten maupun provinsi.

Sosoknya yang sederhana menjadikan kisah inspiratif bagi siswa lainnya dan patut untuk diteladani karena di usianya yang beranjak remaja. Selain berprestasi, dia juga membantu ekonomi kedua orangtuanya dan adiknya yang masih berumur dua tahun.

Dalam kesehariannya, Raisul rela membagi waktu sekolahnya dengan menjadi karyawan salah satu toko elektronik yang ada di Kabupaten Sidrap.

Sepulang sekolahnya, siswa tersebut berjualan alat-alat elektronik milik pamannya. Tak hanya itu, anak pertama dari dua bersaudara ini juga turut membantu orangtuanya sebagai tukang service elektronik.

Boleh dikata, cerita siswa pemilik nilai rata-rata 9,5 dari semua mata pelajaran di sekolahnya ini tak pernah terluangkan waktu sebagai anak-anak pada umumnya untuk bermain-main.

Semua waktunya dibagi untuk sekolah dan bekerja sebagai karyawan toko elektronik. Keahliannya mengutak-atik semua jenis alat elektronik, mulai komputer, laptop, handphone, radio hingga televisi, dia perbaiki.

Tak jarang, teman-teman sekolah dan sebayanya pun memanfaatkan keahlian Raisul Amin. Dia kerap ditraktir atau mendapat upah dari teman-temannya jika berhasil memperbaiki handphone yang rusak.

Saat disambangi sekolahnya di SMP Negeri 1 Pangsid Kecamatan Maritengngae Kabupaten Sidrap, Senin, 15 Agustus, kemarin, Raisul menceritakan, dia diupah sebagai karyawan toko elektronik sebesar Rp20 ribu setiap harinya.

Icul sapaan akrab Raisul mengaku hasil keringatnya itu ditabung untuk biaya kebutuhan sekolah dan kebutuhan sehari-harinya bersama keluarganya.

“Saya kerja sendiri cari uang dan bantu-bantu bapakku service elektronik di rumah. Biasa kalau pulang sekolah saya ganti pakaian dan langsung masuk ke toko milik om saya jual suku cadang alat elektronika. Upah saya hanya Rp20 ribu,” aku Raisul yang lahir 25 Januari 2002 silam.

Untuk prestasi di sekolahnya, Raisul yang hobbi main Game PS ini pernah mewakili Sidrap dan provinsi Sulsel di bidang OSN (Olimpiade Sains Nasional) mata pelajaran matematika dan elektronika.

Selain menjadi rangking pertama di kelas III A favorit SMPN 1 Pangsid, Icul juga selalu menjadi asisten Proktor UN Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) di Sidrap.

“Saya selalu dipanggil guru menjadi operator komputer UNBK. Semua instalasi UNBK saya yang kerjakan termasuk kalau ada kerusakan komputer,” ungkap Raisul yang mengaku ingin bercita-cita menjadi pengusaha sukses dan arsitek.

Sementara kedua orang tuanya, Rustam Nurdin dan ibunya Nurlinda mengaku sangat bangga dengan prestasi anaknya itu.

“Dia memang anak penurut dan tidak pernah menyusahkan orang tua. Selalu rangking 1 mulai SD sampai sekarang. Keahliannya, semua alat elektronika diperbaiki semua, makanya uang jajannya dia dapat dari jerih payahnya sendiri dia tabung,” tutur Rustan Nurdin dan Nurlinda yang ditemui di kediamannya di Jalan Tupai, Kelurahan Lautang Benteng, Kecamatan Maritengngae, Sidrap, Senin kemarin.

Sementara guru pembimbing ekstrakurikuler SMPN 1 Pangsid, Idris mengaku Raisul Amin Rustam merupakan siswa berprestasi dan sering menjadi mewakili sekolahnya untuk kategori Pelajaran matematika.

“Kalau pelajaran Matematika Raisul paling jago kali-kalinya. Soal matematika dia kerja tidak kurang 20 menit. Sejak kelas 1 dia rangking pertama di kelasnya,” tutur Idris yang guru IPS.

Untuk nilai ujian mata pelajarannya, kata Idris, Raisul selalu meraih rata-rata nilai di atas 9 koma prestasinya. “Anak ini, memang berbeda dari siswa lainnya. Rasa ingin tahunya tinggi dan selalu bertanya kepada gurunya kalau ada ingin diketahuinya,” katanya.

Pihak sekolah sendiri selalu mengutus Raisul Amin baik di tingkat Kabupaten dan Provinsi maupun Nasional di setiap ada perlombaan mata pelajaran Matematika dan lomba bongkar pasang alat Elektronika.

“Kalau nilai sekolahnya, Raisul selalu paling tertinggi nilainya di antara seluruh siswa lainnya. Pokoknya dia jago perbaiki alat elektronik, semua handphone, komputer, dan laptop guru dan teman-temannya dia perbaiki, makanya kita biasa berikan upah dia kalau alat elektronik berhasil diperbaiki,” tandasnya. (ira/din)

Most Popular

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!