Lagi, Lahan ITH Dibahas

by

Warga Diminta Pasang Patok Memudahkan Pengukuran

PAREPARE, Parepos.co.id — Lahan untuk pembangunan gedung kantor dan perkuliahan atau Kampus Institut Teknologi BJ Habibie (ITH) kembali dibahas, kemarin. Pembahasan kali ini, dihadiri para warga selaku pemilik lahan menghadiri sosialisasi perencanaan pembangunan ITH yang berlangsung di Kantor Kelurahan Lemoe, Kecamatan Bacukiki Parepare.

Dalam kegiatan tersebut, warga selaku pemilik lahan yang akan dibebaskan untuk pembangunan Kampus ITH agar memasangan patok sebagai pembatas lahan untuk memudahkan pengukuran. Salah seorang warga, La Juhari mengaku senang dengan rencana pembangunan Kampus ITH di lokasi miliknya. Dia pun berharap agar secepatnya sudah ada harga penawaran untuk pembebasan lahan miliknya itu.

“Tentunya sangat senang jika memang ada rencana pembangunan Kampus ITH di lahan saya. Tapi pertemuan ini sudah sering dilakukan, tapi belum pi dibicarakan harga,” ungkapnya.

Dia mengatakan, pertemuan antara pemerintah kelurahan dengan warga hanya membahas mengenai permintaan pemasangan patok dilakukan oleh masing-masing pemilik lahan.

Lurah Lemoe Mallawa yang dihubungi terpisah menjelaskan, kegiatan tersebut bertujuan menyampaikan kepada warga selaku pemilik lahan agar memasang patok di setiap perbatasan lokasinya yang akan digunakan pembangunan Kampus ITH. “Kita minta kepada warga agar memasang patok pembatas dan membersihkan lahannya karena BPN akan turun melakukan pengukuran,” jelas Mallawa.

Dia menambahkan, pertemuan dengan warga belum membicarakan masalah harga berapa nominal yang akan di berikan untuk ganti rugi setiap lahan warga.

“Soal harga kami belum bicarakan, tapi yang pastinya lahan dan tanaman warga akan akan diganti dengan tidak merugikan warga,” tandasnya. (mon/sar)