Menara Masjid Agung Dibangun – Pare Pos
Metro Pare

Menara Masjid Agung Dibangun

ANJU/Parepos.co.id -- Menara Masjid Agung Parepare yang akan dibangun

PAREPARE, Parepos.co.id — Sempat terbengkalai selama dua tahun dan menjadi sorotan sejumlah pihak karena tidak ada kepastian yang jelas pembangunanya, akhirnya menara Masjid Agung yang roboh akan dikerjakan. Saat ini, sudah dilakukan pemagaran awal objek lokasi proyek. Pembangunan menara Masjid Agung setinggi 50 meter tersebut kembali dikerjakan oleh PT Nindya Karya dengan menggunakan anggaraan pemeliharaan sebesar Rp1,2 miliar lebih.

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Parepare mengatakan, PT Nindya Karya selaku pelaksana pembangunan Masjid Agung Kota Parepare telah melakukan pemagaran keliling di lokasi pekerjaan. “Ini pertanda menara tersebut akan dibangun,” ujarnya.

Menurutnya, pekerjaan rencananya sudah mulai dilakukan pada Rabu, 10 Agustus. “Mungkin pembangunan di mulai Rabu, 10 Agutus, lusa karena sudah ada eksyen lapangan dengan memagari sekeliling manara oleh PT Nindya Karya melalui dana pemeliharaan bangunan,” jelasnya.

Sebelumnya Kepala Dinas PU Kota Parepare Samsuddin Taha mengatakan perbaikan menara Masjid Agung dikerjakan PT Nindya Karya yang sebelumnya juga pelaksana pembangunan Masjid Agung. Samsuddin menjelaskan, dana pembangunan kembali menara yang roboh tersebut bersumber dari retensi atau dana pemeliharaan pembangunan Masjid Agung sebesar Rp1 miliar lebih. Mandeknya pembangunan kembali menara Masjid Agung sempat disorot sejumlah kalangan. Diantaranya Forum Masyarakat Jasa Konstruksi (FMJK) Parepare. Pemerhati pembangunan Parepare tersebut sangat menyayangkan belum dibangunannya kembali menara Masjid Agung yang roboh, dua tahun silam.

Kasihan, kok belum juga dibangun-bangun. Rasa prihatin tersebut disampaikan Ketua FMJK Kota Parepare, H Nasir Hadadde, beberapa waktu lalu. Menurutnya, tidak ada alasan lagi, pemerintah kota (Pemkot) Parepare mengulur-ulur waktu pembangunan menara tersebut, apalagi dananya masih ada. “Kan dananya masih ada. Kalau memang pelaksana sebelumnya tidak sanggup, menjadi kewenangan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) yang mengambil alih untuk menunjuk rekanan yang lain untuk membangun menara itu,” ujar Nasir Haddade. Dia pun mengingatkan tidak hanya menara yang roboh itu dibangun, tapi beberapa bagian dalam bangunan utama Masjid Agung juga diperbaiki.

Sekedar diketahui alokasi anggaran pembangunan Masjid Agung bersumber dari APBD 2010 sebesar Rp24,8 miliar. Sedangkan dana pembangunan menaranya berkisar Rp816 juta. Namun dari jumlah dana pembangunan masjid tersebut masih ada dana rekanan yang belum dibayarkan sebesar Rp1,2 miliar lebih. Menara Masjid Agung dengan ketinggian lebih dari 50 meter berlokasi di area Masjid Agung Jalan Ahmad Yani Kilometer 2, roboh pada Rabu 8 Oktober 2014, dua tahun lalu. Sudah hampir dua tahun ini, menara tersebut belum juga dibangun kembali. Menara tersebut roboh akibat diterpa angin kencang, saat itu. (anj/sar)

Most Popular

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!