Muhammadiyah Kembangkan Enam Sekolah – Pare Pos
Pendidikan

Muhammadiyah Kembangkan Enam Sekolah

Hasruddin/Parepos.co.id -- Majelis Dikdasmen PD Muhammadiyah dengan kepala sekolah amal usaha Muhammadiyah membahas program Praker Sekolah Muhammadiyah.

PAREPARE, Parepos.co.id — Rapat yang di gelar oleh majelis Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen) Pimpinan Daerah Muhammadiyah Parepare dengan enam sekolah di bawah pimpinan Muhammadiyah Parepare, Senin, 15 Agustus.

Hadir sejumlah guru dan kepala sekolah di bawah amal usaha Muhammadiyah, membahas rapat praraker program Dikdasmen. Ketua Majelis Dikdasmen PD Muhammadiyah Parepare Drs Parman Farid MM mengatakan, pertemuan ini untuk meningkatkan potensi sekolah-sekolah Muhammadiyah Parepare dan menjalankan program yang dibahas dari enam sekolah Muhammadiyah yang ada di Parepare.

Program itu di antaranya pembinaan manajemen pengolahan sekolah, pembinaan kualitas guru bidang studi yang akan dikerjasamakan oleh USAID Prioritas. Ketiga, melaksanakan baitul akram, kemudian melakukan pengawasan terhadap penyelengaraan ujian nasional, dan terakhir melakukan pembinanan dan pengawasan terhadap pengelolaan pembelajaran.

“Tahun ini kami ada program unggulan untuk membahas berdirinya sekolah unggulan Muhammadiyah Parepare mengupayakan guru yang berkualifikasi S2 sampai S3 untuk menjadi tenaga pelajar di sekolah Muhammadiyah,” ungkap Parman.

Dia juga berharap setelah kegiatan rapat meningkatkan perubahan sekolah Muhammadiyah terdapat perubahan, mulai dari proses belajar mengajar, sarana prasarana, dan yang utama adalah sembilan standar itu adalah hafids Al-quran minimal satu juz.

Kepala SD Muhammadiyah 2 Parepare Firman juga berharap, selain dibawahi Dinas Pendidikan dan dinaungi Majelis Dikdasmen Muhammadiyah, sekolah yang ia pimpin mengalami kemajuan. Laporan perkembangan sekolah setiap tahunnya juga akan diteruskan ke Pimpinan Daerah Muhammadiyah Parepare. Terdapat enam sekolah yakni SD Muhammadiyah 1, 2 dan 3, kemudian SMP Muhammadiyah, SMA Muhammadiyah dan SMK Muhammadiyah.

“Semoga dengan kegiatan rapat bisa meningkatkan sarana potensial guru maupun murid. Dan saya berharap program-program yang diwacanakan ada bantuan dari pihak Dikdasmen atau PD Muhammadiyah karena sekolah kami berada di daerah pinggiran,” kata Firman.

Firman juga menjelaskan bahwa meski berada di pinggiran tapi sekolahnya memiliki prestasi akademik maupun non akademik, satu-satunya sekolah swasta di tingkat provinsi masuk katagori sekolah Adiwiyata tahun 2015-2016. (mg9/din)

Most Popular

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!