Rp54 Juta Pajak Belum Tertagih di Lakessi

by

PAREPARE, Parepos.co.id — Setiap jengkal tanah kena bea karena negara memungut pajak bumi dan bangunan (PBB). Di Kelurahan Lakessi, Kecamatan Soreang soal realisasi pemasukan pajaknya bersumber dari PBB masih tersisa Rp54 juta yang belum tertagih dari target Rp164 juta tahun 2016 ini. Sementara deadline pembayaran PBB sudah jatuh tempo, 30 September, bulan depan.

“Belum tertagih semuanya, tapi dalam jumlah kecil. Namun yang jumlah besarnya semuanya sudah tertagih,” ujar Lurah Lakessi Dede Harirustaman SSTP, kemarin.

Dia menjelaskan, pihaknya menggenjot penagihan PBB untuk mencapai terget 100 persen. “Realisasi PBB hingga sekarang ini sudah 67,53 persen atau Rp164 juta dari target Rp164 juta,” jelasnya. Dia mengatakan, capaian tersebut tidak terlepas dari kekompakkan dan kerja keras tim kolektor yang dibentuknya.

“Kolektor mendatangi wajib pajak di rumahnya untuk menagih dengan harapan bisa membayar secepatnya sebelum jatuh tempo,” katanya.

Dia menyebutkan, penagihan terus dilakukan setiap harinya kepada wajib pajak yang belum melunasi PBB. “Intinya kami optimis bisa capai target. Kita terus memotivasi tim penagih, termasuk membangun komunikasi yang baik kepada wajib pajak agar segera melunasi PBB sebelum jatuh tempo,” imbau lurah senior ini. Penagihan PBB juga tidak terlepas dari dorongan Camat Bacukiki Hamri Haddade.

Hamri mengaku memacu setiap lurahnya untuk mencapai target PBB. “Komunikasi sangat penting antara camat dengan lurahnya dalam hal pencapaian target pajak,” ujar Hamri.  Dia menambahkan penagihan PBB di tingkat kelurahan dilakukan pemantauan target setiap saat.

“Kami lakukan ini tidak lain adalah memberikan support kepada lurah dan jajarannya, sehingga sebelum jatuh tempo bisa lunas semuanya,” tandas Hamri. (anj/sar)