RSU Mateng Resmikan Gedung Operasi – Pare Pos
Sulawesi Barat

RSU Mateng Resmikan Gedung Operasi

GEDUNG OPERASI. Bupati Mateng Aras Tammauni bersama pejabat meninjau ruang operasi baru RSUD Mateng.

MATENG, Parepos.co.id — Gedung operasi baru RSUD Mamuju Tengah dioperasikan, Rabu lalu. Hadir sejumlah dokter spesialis seperti dr Agustinus, Direktur RSUD Mateng, H Muhammad, S.Kep MARS, Wakil Bupati Mamuju Tengah Drs HM Amin Jasa, Ketua DPRD Mateng H M Arsal Aras, bersama Wakil H Hasanuddin Sailon serta seluruh Kepala SKPD Pemkab Mamuju Tengah.

Bupati Mamuju Tengah HM Aras Tammauni mengatakan, peresmian gedung operasi Rumah Sakit hari ini dilanjutkan dengan pengoperasian mulai besok. “Karena dokternya sudah ada dan perawatan sudah ada. Apalagi yang kita pikirkan. Semua ini dilengkapi untuk rakyat Mamuju Tengah,” kata Aras.

Untuk fasilitas listrik, Pemkab menyiapkan genset sudah siap 24 Jam. “Insya Allah bulan depan listrik PLN sudah masuk. Semua masyarakat Mamuju Utara sudah menikmati namanya listrik, baik yang sudah terpasang kilometernya maupun yang belum,” katanya.

Direktur Rumah Sakit Mamuju Tengah H Muhammad, S.Kep MARS mengatakan, peresmian gedung operasi ini sudah siap pakai mulai sekarang. “Fasilitasnya sama dengan Mamuju kota, Makassar dan Jakarta. Pemberian pelayanan operasi satu, alatnya sama dan fungsinya sama. Dokternya sudah siap, ahli bedanya ada, ahli kandungan ada namun dalam hal ini kita masih kerjasama dengan provinsi,” katanya. Muhammad mengatakan, dokter ahlinya ada 7 orang, namun ada 11 yang masih bergantian. Tenaga medisnya kurang lebih 300 orang dengan perawat dan bidannya.

“Kita sudah pelatihan, dokter bedahnya sudah siap, dan sudah pendampingan. Ada petugas dari provinsi yang mendampingi selama operasi. Mungkin sekitar 3-5 tahun pendampingan, tidak boleh kita lepas karena baru,” katanya.

Muhammad menambahkan, ruangan ada 2 yaitu pelayanan operasi dan ruang pemulihan setelah operasi. Tindakan operasi ada empat tetapi perawatannya belum, karena akan dilakukan secara bertahap. Sementara kurang lebih 2 kamar operasi sudah siap  digunakan. “Anggaran yang digunakan Rp4,6 miliar, itu anggaran DAK tambahan dari pusat tahun 2015,” pungkasnya. (yus/rif)

Most Popular

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!