Sempat Kabur Saat Diminta Kunci Koper

by

Polres Teruji Soal Narkoba

PAREPARE, Parepos.co.id — Kapolres Parepare, AKBP Pria Budi, mengatakan, pihaknya akan perketat pengamanan di Pelabuhan Nusantara, mencegah masuknya narkoba di Parepare. Pencegahan itu, berupa operasi rutin untukĀ  mengungkap jaringan penyelundup narkoba.

Seperti yang dibongkar jajaran Polres Parepare beberapa waktu lalu, yakni 8 kg sabu yang masuk ke Parepare melalui Pelabuhan Nusantara. “Jajaran Polres Parepare sudah teruji dan terpercaya dalam penanganan narkoba,” katanya, Minggu, 14 Agustus.

Dia menjelaskan, kasus sabu seberat 8 kg akan diekspose Polda Sulsel. Sedikitnya empat orang telah ditetapkan menjadi tersangka. Saat ini, polisi terus mengembangkan kasus itu, hingga tuntas.

“Kita bersama Polda akan mengungkap siapa pemilik sabu sebesar 8 kg. Kita telah menetapkan 4 tersangka,” katanya.

Kapolsek KPN, AKP Syarifuddin, mengungkapkan, barang bukti sabu diamankan dari tangan tersangka SF, dan JH yang turun dari Kapal KM Bukit Siguntang. “Pelaku menaruh barang haram tersebut di balik tas koper yang di bawanya dari Tarakan, Kalimantan,” kata Syarifuddin.

Pelaku SF, kata dia, sempat mengelabui petugas, kemudian melarikan diri. Polisi bertindak cepat dan berhasil menangkap pelaku di Terminal Regional Daya, Makassar. Tersangka lain AN dan TM juga ditangkap di Makassar.

“Pas kita minta kopernya dibuka pelaku beralasan kunci kopernya ketinggalan di kapal. Di tengah padatnya penumpang dia lalu melarikan diri, dan akhirnya kami tangkap di Terminal Makasar,”jelas dia.

Humas Polres Parepare, Brigpol Agus Muallim mengungkapkan, penangkapan tersebut merupakan hasil pengembangan polisi pada penangkapan pekan lalu dengan barang bukti 2 kilogram sabu.

Hanya saja, untuk pengungkapan kasus 8 kg ini harus digelar di Mapolda Sulsel, rencananya, 15 Agustus, besok. “Permintaan Kapolda langsung makanya gelar perkara harus dilakukan di Mapolda,” kata Brikpol Agus Muallim. (mon/ril)