Si Kembar CJH Termuda Parepare

by

PAREPARE, Parepos.co.id — Calon jamaah haji (CJH) termuda asal Kota Parepare adalah Rahma dan Rahmi. Kedua saudara kembar ini, kini berusia 19 tahun, lahir 1997.

Putri pasangan H Abdul Kadir dan Hj Asriani ini, terdaftar sebagai CJH Kota Parepare sejak usia 12 tahun. Saat itu, Rahma dan Rahmi masih duduk di bangku kelas V Sekolah Dasar (SD).

Sebagai orang tua, Abdul kadir yang juga seorang guru di SDN 45 Parepare ini, mengucap syukur berkali-kali saat mengantar kedua putrinya yang bergabung di kelompok terbang (kloter) 5, embargasi Sultan Hasanunddin, Makassar.

Kedua putrinya bersama 99 CJH Parepare lainnya, resmi dilepas oleh Wali Kota Parepare HM Taufan Pawe di Islamic Centre, Sabtu, 13 Agustus menuju Asrama Haji, Sudiang, Makassar.

“Alhamdulillah tahun ini, kedua putri saya sudah berangkat. Kami berharap anak-anak kami bisa berangkat dan kembali dengan sehat wal’afiat,” ujar Abdul Kadir yang juga pengusaha ternak ayam dan sarang burung walet di Parepare.

Berangkatkan anak-anaknya ibadah haji, kata dia, merupakan salah satu keinginan utamanya bersama istrinya. Menurutnya ibadah merupakan yang utama dalam hidup ini, baru kemudian mengejar rezeki Allah SWT.

Sementara itu, Rahma dan Rahmi tidak bisa menyembunyikan kebahagiaannya. Keduanya terus melemparkan senyum kepada warga dan keluarga yang mengantarnya di Gedung Islamic Center.

“Alhamdullillah saya bersama kembarku, diberi kesempatan menunaikan ibadah haji tahun ini. Saya didaftarkan orang tua sejak masih duduk di bangku kelas V SD. Baru sekarang bisa menunaikan ibadah naik, setelah kami sudah menjadi mahasiswa di PGSD UNM Parepare,” kata Rahma.

“Kami berdua berangkat, tanpa ditemani Ayah dan Bunda. Mohon doanya semua, mudah-mudahan kami berdua bisa melaksanakan ibdah haji dengan baik dan meraih mabrur,” kata dia lagi.

CJH Parepare, diberangkatkan, Sabtu, pagi, 13 Agustus. Para tamu Allah itu, dilepas Wali Kota Parepare, HM Taufan Pawe. Ia mengajak para CJH agar tetap fokus melaksanakan ibadah haji.

“Tanggalkan semua status sosial, pergi ke tanah Suci dan menjadi tamu Allah adalah sangat terhormat, karena itu manfaatkan dengan baik dan pulang dengan meraih predikat haji mabrur,” katanya.

Taufan berpesan, CJH Parepare menjaga kekompakan selama menjalankan ibadah haji. Tidak sedikit cobaan dan ujian yang akan dilewati. Tetaplah saling menghormati dan menghargai baik dengan jamaah yang berasal dari kota yang sama ataupun berbeda kota bahkan negara.

“Jangan segan-segan meminta pertolongan terkait keluhan-keluhan kesehatan. Begitu pun sebaliknya, para dokter dan perawat, saya titip 99 orang warga Parepare,” ujarnya.

Sementara itu, petugas haji Parepare, Muh Amin Iskandar, melaporkan, CJH Kota Parepare tergabung dalam kloter 5 bersama Kota Makassar dan Bulukumba, diberangkatkan menuju Bandara King Abdul Aziz, Jeddah, Minggu, 14 Agustus, sekitar pukul 14.00 wita.

“Semua JCH Parepare diberangkatkan hari ini. Alhamdulillah semua dalam kondisi sehat. Kami mohon doanya semoga kami bisa menjalan tugas dengan baik dan CJH sehat selama menunaikan ibadah haji,” katanya. (anj/ril)