Mahasiswa STAIN Belajar dan Cinta Alquran

by
OLYMPUS DIGITAL CAMERA

PAREPARE, Parepos.co.id —  Sebanyak 1.362 mahasiswa STAIN Parepare mengikuti Program Penyegaran Baca Al Quran (PBQ) di Masjid Al Wasilah STAIN Parepare Senin, 5 September.

Mereka terdiri dari dua kelompok angkatan 2015 dan 2016. Kegiatan tersebut rutin dilakukan setiap penerimaan mahasiswa baru oleh Lembaga Pengembangan Sumber Daya Insani yang Handal (PASIH) STAIN Parepare.

Ketua panitia kegiatan Dr Agus Muhsin MAg mengatakan, hal itu dilakukan untuk mendeteksi secara awal kemampuan baca quran setiap mahasiswa setelah dilakukan placement pada 24 Agustus lalu.

“Sebagai perguruan tinggi agama maka mutlak harus bisa baca Alquran. Ini bentuk aksi penyadaran ketika mereka belajar pada perguruan tinggi agama Islam,” katanya.

Selain itu, kegiatan tersebut dimaksudkan untuk menumbuhkan rasa cinta terhadap Alquran. Ia menambahkan corak pengembangan keilmuan dunia akademik polanya terintegrasi antara ilmu pengetahuan ilmiah dengan nilai-nilai agama.

“Kita belajar ekonomi namun bagaimana mengintegrasikan dengan konsep ekonomi Islam begitu pula dengan ilmu hukum yang terintegrasi dengan hukum syariah, ataupun ilmu-ilmu yang lain,” ucapnya.

Menurutnya para peserta terdiri dari 64 kelompok yang dibagi dalam tiga klasifikasi tingkatan, mahir, baca quran tanpa tajwid, dan tingkatan yang belum mampu.

Senada dengan itu Ketua STAIN Parepare Dr Ahmad Sultra Rustan, MSi mengatakan kegiatan itu untuk mengidentifikasi mahasiswa yang sudah bisa baca quran dan yang belum. Ia berdalih tes yang dilalui mahasiswa kemarin tidak mencakup tes baca quran karena distandarisasi oleh pusat.

Setelah teridentifikasi lanjut dia, akan dilakukan bimbingan kepada mereka sehingga ketika selesai dalam waktu 3,5 tahun mereka sudah menjadi sarjana yang fasih membaca Alquran. Ia menambahkan selama waktu 3 hari pelaksanaan mereka para peserta diserahkan kepada penasehat akademik untuk dilakukan kontrol dan dimotivasi agar mencari guru mengaji.

“Ini perguruan tinggi Islam, kita ingin tanamkan bahwa mereka tidak akan bisa selesai tanpa bisa baca Alquran,” tandasnya. (din)