Dinas PU Dapat DAK Rp86,2 Miliar

by

MATRA, parepos.co.id–Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Mamuju Utara (Matra) mendapat suntikan dana sebesar Rp86,2 Miliar melalui DAK tahun anggaran 2017. Plt Kadis PU Matra Budiyansah ST mengatakan, suntikan dana tersebut diterima saat mengikuti kegiatan sosialisasi petunjuk teknik dan konsultasi program penggunaan DAK fisik Bidang Infrastruktur Tahun 2017 oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.
Selain Dinas PU Matra, juga tiga wilayah lain mendapat bantuan serupa yakni Medan Sumut untuk wilayah barat dan di Balikpapan Kaltim untuk wilayah tengah serta untuk wilayah timur Mataram, NTB. Khusus untuk wilayah timur yang diikuti oleh Dinas PU dan Bappeda Mamuju Utara. Kegiatan berlangsung selama dua hari di Hotel Lombok Raya, Mataram NTB. “Kami dari Pemkab Mamuju Utara melalui Dinas PU mengajukan proposal ke Kementerian PUPR untuk anggaran tahun 2017 sekitar Rp500 miliar. Namun hanya 20
persen yang disetujui. Sebagai catatan kami berkat kinerja dan kemampuan menyerap anggaran Dinas PU, sehingga selama tiga tahun terakhir Matra memperoleh anggaran paling banyak dari DAK melebihi daerah lain di Sulbar Barat, terlebih khusus bagi Dinas PU Matra,” katanya.
Anggaran tersebut sudah mencakup tiga bidang di bawah naungan Dinas PU. Rinciannya, masing-masing bidang adalah pengairan khususnya irigasi Rp5,6 miliar, bidang cipta karya yang terbagi masing-masing air minum Rp3,5 miliar dan sanitasi Rp3,1 miliar serta Rp7,4 miliar untuk bina marga.
“Jadi total anggaran untuk tahun 2017 Mamuju Utara memperoleh suntikan DAK dari Kementerian PUPR sebanyak Rp86,2 miliar,” ungkapnya. Budiyansah menambahkan, dengan anggaran tersebut cukup untuk mewujudkan program nawajiwa sebagai agenda pokok Pemkab Matra yang bersinergi dengan program Nawacita pemerintah pusat. “Olehnya itu, anggaran DAK ini tidak bisa dikoreksi oleh siapa pun, termasuk DPRD. Sebagaimana monitoring dan mekanismenya sudah berbasis online. Karena semua terpantau langsung dari pemerintah pusat. Bila inputnya salah, maka tidak akan terbaca. Itu berkat terobosan yang sudah terlaksana adalah pembangunan Masjid Al-Madaniah Pasangkayu, Stadion Pasangkayu, Jembatan Salunggabo, jalan akses wilayah dan produksi, drainase penanganan banjir kota,” ungkap Budiyansa. (rif)