Dinkes Temukan Depot Air Minum Tak Berizin

by

MATRA parepos.co.id–Dinas Kesehatan Matra bersama tim dari Polres Matra melaksanakan razia obat, makanan, minuman dan kosmetik, Kamis 24 November lalu. Dalam razia tersebut ditemukan usaha depot air minum tidak mengantongi izin.
Razia dilancarkan di tiga titik pasar dan menyisir sejumlah pertokoan, khususnya dalam wilayah Kota Pasangkayu.
Razia untuk menindaklanjuti Surat Kepolisian Resort Mamuju Utara (Matra) Nomor: Sprin/987/XI/2016 yang menindaklanjuti MoU antara Kapolri dengan kepala Badan BPOM RI.
Kadis Kesehatan Matra dr Alif Satria Lahmuddin mengatakan,
razia yang dilakukan Dinkes Matra bersama Polisi
menemukan banyaknya obat dan makanan yang sudah ekspayer dan tak lagi layak konsumsi. “Saat melakukan razia, tim banyak sekali menemukan bahan-bahan yang sangat berbahaya seperti merkuri, kosmetik, kemudian makanan ekspayer dan obat yang masuk kategori daftar G,” ungkap Alief.
Razia yang dilaksanakan tim Dinkes Matra Bidang Farmasi
di dua Kecamatan. Tim beranggotakan Fitriani, Nurfian, Irma, Zaenal, Herawati, A. Eva Sawanti dan A Mar’atul Muthmainnah bersama tim Polres Matra yang dipimpin Kasat Reskrim AKP Bob Ilham H Harahap, Kasat Resnarkoba AKP Nurtan Sony Prayogi dan Kanit IDIT II Tipikor Sat Reskrim IPDA I Gede Agus Ardiyasa.
Lokasi antara lain di Kelurahan Martajaya, Kelurahan Pasangkayu dan sejumlah kios, apotik dan depot Air minum di Kecamatan
Pedongga. Dalam razia tersebut ditemukan Depot Air Minum yang tak memiliki izin. Padahal air menjadi konsumsi sehari-hari
sebagian masyarakat. Tapi tidak mempunyai standar layak berdasarkan hasil uji laboratorium.
Alief mengatakan, hal itu akan menjadi salah satu tupoksi untuk diperiksa Dinkes bagaimana proses terbitnya perizinan air galon kemudian pemeriksaan rutin di laboratorium kesehatan
standar layak sebagai air minum atau tidak.
“Itu kita juga melihat kelengkapan pemeriksaan laboratorium dan ternyata di lapangan banyak juga ditemukan perusahaan air
galon yang tak memiliki izin,” ungkap Alief.
Alief menambahkan, semua barang yang ekspayer langsung disita oleh kepolisian. Untuk mengantisipasi peredaran obat dan makanan yang tidak layak konsumsi, ke depan akan diadakan pemeriksaan secara rutin.(rif/)