Operasi Zebra Untuk Tekan Angka Pelanggaran

by

MATRA, parepos.co.id–Kepolisian Resort (Polres) Mamuju Utara (Matra) menggelar Operasi Zebra selama dua pekan mulai Rabu 16 November sampai Selasa 29 November. Operasi ini dimaksudkan meningkatkan kesadaran dan kepatuhan berlalu lintas. Kapolres Matra AKBP Yanuar Widiyanto SIK melalui Kepala Satuan Lalu Lintas (Lantas) Ajun Komisaris Polisi (AKP) Edi Sartono S.Sos di sela operasi Zebra, Senin 28 November mengatakan, operasi ini dilaksanakan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam disiplin berlalu lintas. “Kasus pelanggaran lalu lintas dapat menurun seiring dilaksanakannya operasi. Menjelang akhir tahun, operasi ini selalu digelar untuk kembali memberikan kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas, sehingga pelanggaran lalu lintas dapat ditekan,” katanya. Edi menyampaikan selain untuk meningkatkan kepatuhan berlalu lintas, operasi ini juga bertujuan menekan angka kecelakaan lalu lintas yang tinggi selama beberapa tahun terakhir. “Dengan operasi zebra ini diharap masyarakat, sadar akan keselamatan berkendara dan juga tertib dalam berlalu lintas. Maka dari itu, sekiranya disiplin tentu angka kecelakaan lalu lintas juga bisa menurun,” ujarnya.
Operasi Zebra fokus adalah kelengkapan surat berkendara, kelengkapan alat keselamatan berkendara, agar pengendara terhindar dalam pelanggaran lalu lintas. “Operasi Zebra ini juga untuk mengantisipasi gangguan kamtibmas menjelang hari raya besar di akhir tahun. Sebagaimana tugas kepolisian tentu berupaya menciptakan situasi keamanan yang perlu ditingkatkan. Terlebih saat menjelang Natal dan juga tahun baru. Semoga wilayah Matra dapat tercipta aman dan kondusif,saat menjelang Natal dan tahun baru,” katanya.
Menjelang berakhirnya operasi zebra masih ditemukan kendaraan tidak memiliki STNK dan pengendara tidak memiliki SIM, sehingga dilakukan penindakan berupa teguran dan tilang.
“Operasi Zebra berjalan dengan aman, tertib dan lancar dengan hasil tilang dan teguran totlanya untuk tilang 76 orang dan teguran 50 orang, sehingga semua yang terjaring 126 orang. Untuk kasus Lakalantas masih nihil,” katanya. (bur/rif)