Telat Sinkronisasi Dapodik Dana BOS Dihentikan – Pare Pos
Pendidikan

Telat Sinkronisasi Dapodik Dana BOS Dihentikan

Ilustrasi

PAREPARE, Parepos.co.id — Seluruh sekolah harus segera melakukan sinkronisasi data pokok pendidikan (dapodik). Bagi yang telat, Kemendikbud akan menghentikan sementara pencairan dana bantuan operasional sekolah (BOS). Memasuki November sejatinya masa penyaluran dana BOS triwulan IV (November-Desember). Tetapi bagi sekolah yang belum sinkronisasi dapodik, dana BOS-nya belum bisa dikucurkan.

Sementara dapodik untuk sejumlah sekolah SD dan SMP di Kota Parepare dinilai tidak ada masalah. Ini disampaikan Kepala Bidang Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan Kota Parepare, H Zainal Arifin, Selasa 15 November 2016.

“Untuk di Kota Parepare sendiri, semuanya sudah tercover dan dana bos di tiap sekolah cair di setiap jadwal yang ditentukan dan tidak ada masalah,” katanya.

Zainal menjelaskan dana bantuan operasional sekolah di Kota Parepare akan memasuki tahap ke empat. Sedikitnya 98 sekolah dasar penerima dana BOS dan 23 SMP sebagai penerima dana BOS di Parepare.
Sebelumnya, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) merilis update hingga Oktober lalu, sedikitnya 2.083 unit SD dan SMP serta 678 unit SMA dan SMK yang belum sinkronisasi data.

“Sekarang datanya bisa jadi berubah, karena ada yang sinkronisasi,” kata Dirjen Pendidikan Dasar dan Menengah Kemendikbud Hamid Muhammad seperti diberitakan Jawa Pos (grup PARE POS).

Dia menegaskan bahwa sinkronisasi data itu untuk keperluan pencairan dana BOS. Sehingga jika ada sekolah yang belum sinkronisasi, belum bisa mendapatkan dana BOS. Data dari Kemendikbud, dana BOS untuk periode triwulan IV sudah mulai dicairkan.

Sesuai ketentuan dana BOS dicairkan tiga bulan sekali dan di awal periode. Untuk periode November-Desember, dana BOS dicairkan November ini. Sekjen Federasi Serikat Guru Indonesia (FSGI) Retno Listyarti mengatakan, pemerintah sebaiknya meninjau regulasi pencairan dana BOS. Periode pencairannya bisa tetap tiga bulanan. Tetapi sinkronisasi data bisa dilakukan setiap tahun pelajaran atau per semester.

“Pencairan dana BOS juga terbentur perbedaan tahun anggaran dengan tahun pelajaran,” jelasnya.

Periode tahun anggaran yakni Januari sampai Desember. Sementara periode tahun pelajaran Juni tahun ini, sampai Juli tahun berikutnya. Sehingga sering terjadi perbedaan jumlah siswa yang menuntut perlu ada sinkronisasi. (dil/din)

Most Popular

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!