Ditutup Tawaf Wadah, Jemaah Umrah Alburuj Balik ke Tanah Air – Hacked by TryDee
Opini

Ditutup Tawaf Wadah, Jemaah Umrah Alburuj Balik ke Tanah Air

Laporan: Syahrir Hakim

PAREPOS.CO.ID– Sebanyak 90 jemaah umrah Al Buruj akan meninggalkan Mekah, kembali ke tanah air, hari ini Jumat, 21 April 2017. Insya Allah diperkirakan tiba di Bandara Internasional Hasanuddin, Sabtu, 22 April 2017 pukul 13.00 Wita.Sesuai informasi yang saya himpun, baik ketika bertemu di Masjidil Haram maupun dalam kesempatan lain, sebagian besar jemaah mengakui jika kesehatan dirinya bersama keluarga tetap terjaga dengan baik.

Kakek Lasse asal Desa Ongko, Kecamatan Belawa, Wajo yang menderita sakit ketika tiba di Madinah, lalu dimasukkan ke Rumah Sakit di Mekah, juga sudah sehat. Alhamdulillah, ketika keluar, diantar Ustaz Ikhwan Jalil, Rabu lalu, tampak banyak perubahan. Kelihatan segar dan mulai mau makan.

Dia memuji pelayanan para tenaga medis di Rumah Sakit Saudi Arabia itu. Hanya komunikasi yang menjadi kesulitan baginya. “Saya dirawat baik-baik oleh perawat. Tapi kalau ditanya soal keluhan, saya hanya menggunakan bahasa isyarat,” cerita kakek Lasse dalam bahasa Bugis.

Beberapa jemaah usia lanjut, tetap semangat melaksanakan ibadah. Meskipun jarak Hotel Pullman Zamzam terbilang dekat dari pintu No 90 Masjidil Haram, namun perjuangan jemaah usia lanjut menembus lautan manusia pergi-pulang ke masjid juga membutuhkan tenaga ekstra. Tidak mudah menembus lautan manusia. Jemaah asal Sidrap, M Yusuf Nu’mang (75) dari Madinah hingga kemarin di Mekah tetap tampak semangatnya beribadah, maupun aktivitas lainnya.

Saya tanya resepnya, sehingga bisa sesemangat itu dalam melaksanakan tawaf, sa’i maupun aktivitas lainnya. Dia hanya menjawab dengan canda. Menurutnya, hampir sama kebanyakan lanjut usia. “Yang penting pelihara kesehatan dengan salat lima waktu yang tidak putus-putus. Kemudian pelihara silaturahmi sesama muslim,” begitu kata Yusuf. Sebelum meninggalkan Mekah, Pembimbing jemaah umrah Al Buruj, Ustaz Ikhwan Jalil mengingatkan agar jemaah dapat membawa pulang ‘oleh-oleh’ yaitu, semangat perjuangan Rasulullah Saw dalam membangun agama Islam.

Prev1 of 2

Most Popular

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!