Awal Ramadan, Cawalkot Parepare Cairkan Suhu Politik

by

PAREPOS.CO.ID, PAREPARE– Meski belakang ini suhu politik begitu tinggi diperlihatkan para politisi, sebut saja goyangan partai NasDem saat pelantikan pengurus Faisal Andi Sapada (FAS) dan jajarannya terhadap penguasa yang juga merupakan ketua partai Golkar enggan memberikan izin penggunaan lapangan. Dibalas pelantikan APW (anggota na pak wali) yang juga show force.

Namun memasuki ramadan tensi politik langsung sejuk. Itu menyusul sejumlah kandidat calon wali kota dan wakil walikota duduk bersama, ngobrol santai sambil menikmati sajian kopi hangat di Warkop 588 usai menjalankan ibadah tarawih masing-masing, Jumat malam kemarin.

Mereka yang hadir calon walikota yang juga ketua komisi I DPRD Parepare H Tasming Hamid, tak berselang waktu lama hadir ketua Pengembang Indonesia (PI) Sulsel H Yasser Latief disusul Wakil walikota yang juga ketua DPD NasDem Parepare H Faisal Andi Sapada. Sementara dari bakal calon wakil walikota hadir kader PKS S Parman Agus Mante, kemudian wakil ketua DPRD Parepare yang juga ketua partai Demokrat Parepare M Rahmat Sjamsu Alam dan sejumlah politisi lainnya.

Perbincangan santai para politisi ini berlangsung penuh keakraban dan silaturahmi yang semakin erat. Pertemuan santai merdeka di teras 588 memperlihatkan pembelajaran dan kedewasaan berpolitik kepada masyarakat. Sepakat mengusung politik santun tanpa gaduh dan benci.

Dari pantuan PAREPOS.CO.ID, mereka berdiskusi ringan sesejali diselingi canda tawa lepas. Diskusi mereka banyak bicarakan terkait kendala dan permasalahan di kota Parepare.

Tasming Hamid, yang merupakan Tokoh Pengusaha Muda berharap nongkrong bersama di Warung Kopi akan terus berkelanjutan, sehingga masalah-masalah dilapangan bisa teratasi dengan baik. “Jika seperti ini kita berpolitik lebih dewasa, kita sama-sama berbeda baik dari umur maupun Partai, namun tujuan yang sama yaitu kesejahteraan dan kenyamanan rakyat ,” ujar ketua HIPMI Parepare ini.

Hal senada disampaikan FAS, bahwa cerminan kebaikan pemimpin harus dipantulkan ke masyarakat, agar masyarakat merasa nyaman dan aman serta terlindungi. “Momen seperti ini memperliatkan ke Masyarakat, kita boleh berbeda pilihan namun kita harus menjaga silaturahmi antar sesama apalagi ini Bulan Ramadan,” katanya.

Sementara Yasser Latief, berharap masyarakat mendapatkan keteduhan dan pencerahan dari para perilaku tokoh-tokoh politik, lebih santun dan lebih bijak, lebih dewasa menyikapi dan menyelesaikan persoalan untuk masyarakat Parepare lebih baik.

Dengan menggalakkan silaturahmi seperti ini apalagi di bulan suci Ramadan tentu memberikan dampak positif untuk semua, utamanya para simpatisan dan tim para calon.
“Sehingga para simpatisan dan tim ketika bekerja mengarap suara tidak gontok-gontokan. Mempertontonkan ke Masyarakat bahwa para calon saja bisa bersalaman lalu duduk bersama, akan menjadikan Pilkada nanti lebih damai,” harapnya.

Sementara Rahmat Sjam, Wakil Ketua DPRD kota Parepare menuturkan, nongkrong bersama para calon atau politikus di Parepare ini bisa menjadi ajang diskusi jalan keluar persoalan yang ada saat ini. “Semua ada jawaban dari semua masalah, searing pendapat dan pengalaman dari sejumlah Tokoh Politik yang juga bakal calon Walikota saat ini ada solusi yang pas,” tutur dia.

Terakhir, Parman Agus Mante berharap, pertemuan atau nongkrong bersama tidak hanya sampai disini, melainkan setiap ada waktu jika bisa bersama-sama abis tarwih atau buka puasa bersama. “Politik damai seperti ini, semua sama, tidak ada yang lebih atau kurang jika duduk satu meja, setelah nongkrong, mereka kembali berlomba-lomba mengambil hati masyarakat dengan cara yang baik pula,” tandas anggota DPRD Parepare dari PKS ini. (din/ade)