Kemerdekaan Hadirkan Kebersamaan dalam Perjuangan – Pare Pos – Online
Opini

Kemerdekaan Hadirkan Kebersamaan dalam Perjuangan

Laporan: Ilham Tandjung

Penjajahan yang kemudian memunculkan para pejuang untuk bangsa ini. Tanpa pamrih, tetapi mereka rela mempertaruhkan jiwa dan raga hanya untuk satu kata yakni, “Merdeka”. Mereka mengorbankan diri untuk merebut kemerdekaan ini.

Lalu kemudian, untuk apa merdeka jika pada akhirnya mereka harus gugur dimedan perang. Tak lain adalah, untuk para anak cucunya, para generasi penerus bangsa ini, Indonesia. Semangat juang telah mereka kobarkan meski hingga tetesan dara penghabisan.

Bermodalkan sepucuk bambu runcing melawan meriam pasukan para penjajah yang kian bertaburan satu persatu menembus dada mereka, kalah itu rakyat lebih baik mati daripada harus memilih tunduk di bawah penjajah. Pada akhirnya, perjuangan itu yang menjadikan Indonesia terlepas dari tangan penjajah.

Selama 72 tahun bangsa ini, bangsa Indonesia dinyatakan merdeka. Tepatnya, 17 Agustus 1945 silam dimana merupakan hari paling bersejarah bagi seluruh rakyat Indonesia. Pasalnya, kala itu, kemerdekaan Indonesia di proklamasikan. Lalu tidakkah kemerdekaan itu telah lapuk termakan perkembangan zaman. Mungkin saja iya.

Seiring akan hal tersebut serta hiruk pikuk kehidupan sosial yang telah merubah arti kemerdekaan bangsa ini. Dimasa penjajahan, terlihat jelas para penjajah menjadi musuh bangsa Indonesia. Tetapi sekarang, justru sebangsa sendiri yang telah menjadi musuh.

Dalam dasar negara terselip semboyan Bhineka Tunggal Ika yang kemudian berarti berbeda-beda tetapi tetap satu jua. Mereka yang tak menginginkan kehormonisan bangsa ini terkadang memanfaatkan isu Suku, Agama, Ras dan Budaya (Sara) untuk memecah bela bangsa.

Tentu bukan hanya itu saja yang menjadi musuh bangsa Indonesia, termasuk para koruptor yang kian merajalela merampoki uang rakyat. Meski banyak orang sumpah serapah terhadap koruptor dan calon koruptor. Tetapi, korupsi jalan terus, semakin lama bahkan semakin canggih dan melebar ke hampir seluruh sendi kehidupan publik dinegeri ini.

Belum lagi peredaran Narkoba yang turut mengambil andil untuk merusak generasi penerus bangsa. Masalah narkoba ini haruslah menjadi agenda penting seluruh anak bangsa, mesti di sikapi sebagai musuh bangsa. Karena dinilai dapat menghancurkan tujuan proklamasi 17 Agustus 1945.

Pertanyaannya kemudian, siapa yang harus menghadapi itu semua. Baik itu, isu Sara, Koruptor begitupun tentang Narkoba ini. Apakah Polisi, Jaksa dan Hakim, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Pemerintah, TNI, Badan Narkotika Nasional (BNN), ataukah Organisasi Masyarakat (Ormas) dan lain sebagainya.

Sebagaimana telah diulas bahwa, para pendahulu kita bersama-sama berjuang melawan penjajah, merebut kemerdekaan. Maka kemudian, musuh tidak akan pernah bisa terkalahkan jika seluruh rakyat tidak berjuang bersama, tidak ada persatuan didalamnya. Perjuangan harus serentak, dan bahu membahu. Mari wujudkan kebersamaan dalam perjuangan, karena keutuhan NKRI harga mati.(*)

Click to comment

Most Popular

To Top