Menristekdikti: Selesaikan Kebutuhan Masyarakat dengan Efektif, Efisien, Mudah, Murah, dan Berkualitas – Pare Pos – Online
Tomalebbi'ta

Menristekdikti: Selesaikan Kebutuhan Masyarakat dengan Efektif, Efisien, Mudah, Murah, dan Berkualitas

Menristekdikti Mohamad Nasir membuka Rapat Koordinasi LPPM dan Balitbang, Seminar Internasional Science Techno Park (STP), dan Seminar Nasional Dewan Riset Nasionan (DRN) di Hotel Gammara

PAREPOS.CO.ID, MAKASSAR– Sebagai agenda tahunan dalam mensinergikan seluruh potensi untuk memajukan Riset, Teknologi, dan Perguruan Tinggi, dalam rangka meningkatkan daya saing dan kesejahteraan bangsa, Menristekdikti Mohamad Nasir membuka Rapat Koordinasi LPPM dan Balitbang, Seminar Internasional Science Techno Park (STP), dan Seminar Nasional Dewan Riset Nasionan (DRN) di Hotel Gammara, Rabu 9 Agustus,kemarin. Rakor dan seminar nasional ini berada dibawah koordinasi Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) melalui Direktorat Jenderal (Ditjen) Kelembagaan Iptek Dikti dan Ditjen Penguatan Riset dan Pengembangan dan Ditjen Inovasi yang dihadiri para pejabat di lingkungan Kemenristekdikti, pimpinan Perguruan Tinggi Negeri (PTN) dan Perguruan Tinggi Swasta (PTS), Balitbang Kementerian/Lembaga dan Daerah, Anggota Komisi VII DPR RI, Andi Yuliani Paris, dan Ketua Dewan Riset Nasional (DRN), Bambang Setiadi, serta tamu undangan pemerhati Iptek dan STP.

Rapat Koordinasi dan seminar ini bertujuan untuk memperkuat daya dukung Iptek serta penguatan inovasi, pemanfaatan serta hilirisasi hasil penelitian kepada masyarakat dan pengembangan STP dalam mendukung pembangunan maritim Indonesia untuk peningkatan daya saing nasional dan daerah. Dalam sambutannya, Menristekdikti M. Nasir mengatakan, mengingat dinamika persoalan yang dihadapi bangsa saat ini, Perguruan Tinggi dan Lembaga Litbang serta stakeholder terkait harus senantiasa terus-menerus mengembangkan kemampuannya agar dapat menghasilkan inovasi yang bermanfaat bagi penyelesaian berbagai kebutuhan masyarakat yang efektif, efisien, mudah, dan murah dengan kualitas yang lebih baik. “Kualitas dan produktivitas hasil riset dan inovasi dapat didorong untuk diterapkan di STP dan industri. Triple helix harus kita dorong karena peran peneliti, dunia usaha, dan masyarakat sangat berperan penting dalam pembangunan ekonomi nasional dan daerah,” tegas Nasir.

Menteri Nasir menambahkan inovasi tidak bisa muncul tanpa adanya perekayasa. Hasil riset untuk menjadi sebuah inovasi dan teknologi yang bermanfaat bagi masyarakat, harus dapat dihilirisasi dan dikomersialisasikan ke industri kemudian dimanfaatkan oleh masyarakat. Dirjen Penguatan Riset dan Pengembangan Kemenristekdikti, Muhammad Dimyati menambahkan, Indonesia memiliki banyak perguruan tinggi, para Doktor, anggota dewan riset, beserta tokoh-tokoh, LPNK, akademisi, dan profesor yang mendukung riset pengembangan, serta inovasi untuk menjadi salah satu target utama dalam daya saing bangsa. Salah satu capaiannya menurut Dimyati adalah jurnal publikasi ilmiah Indonesia yang diharapkan setidaknya bertahan berada pada ranking 3 regional ASEAN di tahun 2017.“Kita harus tetap berkerja keras untuk mencapai itu semua lebih baik lagi, bertahan dan meningkat terus untuk publikasi internasional,” ucap Dimyati.

Sementara itu Dirjen Kelembagaan Patdono Suwignjo menambahkan, salah satu capaian lainnya yaitu Science Techno Park (STP). Pembangunan STP menjadi sangat penting mengingat pencapaian pembangunan 100 STP bisa tercapai dalam periode 2015-2019 dengan segala upaya sudah dilakukan. Patdono mengatakan Beberapa STP sudah mulai berjalan sesuai dengan roadmap yang dibangun, dan terlihat pula dukungan serta sinergitasnya dengan para pihak yang terlibat dalam membangun STP. Industri, pemerintah daerah, dan para peneliti sudah terlihat membangun koneksi dan mulai terlihat punya sinergi yang baik. “Harapannya tentu ke depan pembangunan STP bisa lebih dipercepat dengan lebih efisien,” ucap Patdono. Dalam kesempatan ini, Ketua Dewan Riset Nasional (DRN), Bambang Setiadi siap mendukung dan berperan positif sambil bersinergi dalam mendorong munculnya berbagai pemikiran yang melahirkan riset dan inovasi baru . Beberapa masukan pun menurutnya telah bersama-sama ditindaklanjuti oleh Kemenristekdikti.(*)

Click to comment

Most Popular

To Top