Sengitnya Pilkada Wajo, Menarik Perhatian Konsultan Politik – Pare Pos – Online
Opini

Sengitnya Pilkada Wajo, Menarik Perhatian Konsultan Politik

Laporan : Andi Sri Wulandani, Sip (Direktur Lembaga Kerja Penelitian Publik)

Sebagai negara yang menganut sistem demokrasi dengan tolak ukur Pemilihan Umum yang dilakukan secara langsung, saat ini kehadiran Konsultan Politik merupakan sebuah kebutuhan bagi para kontestan Pemilu di Indonesia. Berawal dari negara Amerika Serikat, munculnya Konsultan Politik ditandai dengan kehadiran lembaga-lembaga survei poliitik.

Hal ini kian populer dan berkembang begitu pesat sejak 1950-an di Amerika Serikat. Berikutnya sejak 1970-an, Konsultan Politik juga melakukan survey politik. Fenomena konsultan politik seperti di AS ini masuk ke tanah air terutama sejak diterapkannya sistem pemilihan presiden secara langsung pada 2004.

Sejak diterapkannya pemilihan langsung, pendewasaan demokrasi di Indonesia mengalami proses yang berkesinambungan. Adanya kebebasan pers, pemisahan militer dan sipil, munculnya berbagai partai politik adalah wujud kebebasan masyarakat yang berserikat, berkumpul, dan mengeluarkan pendapat yang mana ini merupakan ciri dari negara penganut sistem demokrasi.

Pertarungan Pilkada serentak 2018 mendatang di Sulawesi Selatan adalah bagian dari pesta demokrasi dan salah satu Kabupaten yang akan menggelarnya adalah Kabupaten Wajo. Di Wajo ada beberapa figur bakal calon yang memiliki basis dan ketokohan yang kuat. Banyaknya figur yang dianggap kuat ini bakal menciptakan pertarungan seru dan sengit di Pilkada 2018 tahun depan.

Figur-figur ini menarik perhatian para konsultan politik maupun lembaga survey. Di antara figur-figur tersebut adalah Wakil Bupati Wajo H. Andi Syahril Kube Dauda (ASK), Mantan Wakil Bupati Wajo H.Amran Mahmud (AMANAH) yang berasal dari kalangan partai politik dan saat ini sebagai Ketua DPD PAN Wajo, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Wajo dr. Baso Rahmanuddin (DBR), H. Amran, SE dari kalangan pengusaha, Andi Anugerah Dewantika Mappessessu (Ketua Garda Pemuda Nasdem (GPN) , Andi Fadilah Burhanuddin Unru (Lurah Siengkang yang juga putri bungsu Bupati Wajo HA Burhanuddin Unru), Andi Syahrial Makkuradde (Mantan Camat Tempe), Andi Undru Mario yang merupakan seorang TNI dan Andi Iwan Darmawan Aras (AIA) (Anggota DPR RI dari Partai Gerindra).

Para Konsultan politik saat ini yang hadir di Wajo membawa bendera lembaga masing-masing diprediksi berjumlah 15. Beberapa di antaranya masih melakukan gerakan silent dan ada juga yang sudah menunjukkan pergerakannya. Para konsultan politik ini kerap juga melakukan survey politik. Kehadiran mereka akan mewarnai pilkada Wajo dan menambah keseruan pilkada Wajo. Tentunya konsultan politik ini akan memiliki andil dalam menentukan pengganti Bupati Wajo H. Andi Burhanudiin Unru yang sudah memasuki 2 periode.(*)

Click to comment

Most Popular

To Top