Angkutan Material PLTB, Polres Parepare dan Sidrap Lakukan Ini – Hacked by TryDee
Ajatappareng

Angkutan Material PLTB, Polres Parepare dan Sidrap Lakukan Ini

Kendaraan pengangkut material PLTB yang merupakan mobil khusus. (Anju Madji)

PAREPOS.CO.ID,PAREPARE– Kapolres Parepare dan Sidrap siap mengawal proses angkutan material proyek Pembangkit Listrik Tenaga Bayu (PLTB), dari Pelabuhan Nusantara ke lokasi proyek di Kabupaten Sidrap. Hal itu terungkap dalam pemantauan kedua pimpinan Polres bertetangga tersebut, kemarin. AKBP Pria Budi dan AKBP Witarsa Aji selaku pimpinan lembaga keamanan ini turun melihat kesiapan pengangkutan alat induk material turbin angin poros horizontal. Jenis turbin yang satu ini, dikategorikan pengangkutannya sangat berhati-hati. Sebab, alat ini merupakan model turbin angin dengan desainnya memiliki blades dan berputar pada sumbu vertikal.

Selain itu, jenis turbin angin ini memiliki bilah baling-baling seperti di pesawat. Turbin angin jenis ini memiliki shaft rotor dan generator pada puncak tower dan harus diarahkan ke arah angin bertiup. “Alat ini membutuhkan konsentrasi untuk mengangkutnya, selain besar juga bobotnya sangat berat. Kalau tidak hati-hati bisa patah karena panjangnya mencapai 58 meter,”ungkap Kapolres Sidrap, AKBP Witarsa Aji, kemarin.

AKBP Witarsa Aji menambahkan, untuk proses pengangkutan, dirinya bersama Kapolres Parepare AKBP Pria Budi sudah merekayasa jalur yang akan dilalui.”Pengaman telah terintegrasi. Disini sama-sama kita terlibat seperti Polres Parepare, pihak DLLAJ Dishub dan PT Pelindo Parepare,” lontarnya. Pengamanan jalur, kata Witarsa, yakni sistem estafet dengan 22 titik jalur pengamanan. “Khusus Polres Sidrap, ada 30 orang personil di turunkan mengamankan jalur yang dilalui turbin ini,” katanya.

Rencananya, baling-baling ini akan berdiri dengan menara setinggi 80 meter. Begitu juga menggunakan mesin turbin jenis Gamesa G114 2.5MW dari Spanyol dan tiga bilah masing-masing sepanjang 56 meter. Nantinya, satu menara baling-baling akan ditopang pondasi berdiameter 20 meter itu. Pondasi-pondasi tersebut menjadi fokus utama karena akan menopang turbin-turbin yang akan terus berputar selama 24 jam setiap hari guna menghasilkan energi listrik total sebesar 75 MW.(*)

Click to comment

Most Popular

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!