Dana BOS Triwulan Kedua Capai Rp 7,5 Miliar di Parepare – Pare Pos – Online
Pendidikan

Dana BOS Triwulan Kedua Capai Rp 7,5 Miliar di Parepare

ilustrasi dana BOS

PAREPOS.CO.ID,PAREPARE– Sebanyak 90 Sekolah Dasar dan 23 Sekolah Menegah Pertama di Kota Parepare kembali mendapatkan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) untuk triwulan kedua. Total nilai anggaran dana BOS mencapai Rp 19,9 miliar, sehingga dalam pemanfaatan anggaran harus sesuai peruntukannya sebagaimana yang telah diatur dalam petunjuk teknis (Juknis). Sejumlah upaya kini dilakukan sekolah yang mendapatkan dana BOS agar dana bantuan tersebut dapat dimanfaatkan tepat sasaran.

Kepala SMPN 10 Kota Parepare, Muh Sofyan mengatakan, sekolah yang dipimpinnya mendapatan alokasi dana BOS sekitar Rp 727 juta di tahun 2017. “Saat ini, jumlah peserta didik kami ada 727 orang. Sementara besaran bantuan per siswa yang diatur dalam juknis, yakni Rp1 juta per siswa per tahun,”katanya. Proses pencairan dana BOS ke semua sekolah dengan sistem triwulan. “Triwulan I sebesar 20 persen, triwulan II sebesar 40 persen, triwulan III ada 20 persen dan triwulan IV sekitar 20 persen,” ujarnya. Pembiayaan dana BOS, kata Sofyan diperuntukan untuk pembelian buku teks pelajaran dan sudah dialokasikan sebesar 20 persen dengan para penerbit, apalagi sekolah sudah menerapkan Kurikulum 13 (K-13). Dalam juknis dana BOS tersebut sudah diatur mengenai pembelian buku cetak.

Dia juga menyebutkan, pembiayaan dana BOS untuk penerimaan peserta didik baru juga ada perubahan di tahun 2017. Dimana ada penurunan, karena dua tahun lalu untuk penerimaan siswa baru bisa mencapai 36 orang dalam satu rombongan belajar (rombel), sekarang hanya 32 orang peserta didik dalam satu rombel.
“Untuk tahun lalu, dana BOS ini kurang lebih Rp800 juta, tapi ada penurunan maka alokasinya hanya Rp727 juta,” ujarnya. Senada diungkapkan, Kepala SDN 43 Kota Parepare, Tiome Siagian dimana menurutnya, penggunaan dana BOS tentu sesuai peruntukannya. “Untuk pengeluaran dana BOS bagi sekolahnya ini diperuntukkan peningkatan prestasi siswa, penerimaan peserta didik baru, kegiatan pembelajaran dan ekstrakurikuler, kegiatan evaluasi pembelajaran,” ujarnya.

Alokasi dana BOS yang diperolah sekolahnya sebesar Rp175.200.000. “Murid kita ada 219 orang, sementara besaran bantuan, yakni Rp800 ribu per siswa per tahun. Sehingga totalnya Rp175 juta lebih,” katanya. Untuk pembelian buku teks pelajaran juga tak ada kendala, bahkan setiap murid ada buku cetak untuk digunakan belajar di rumah. Data yang dihimpun dari 90 SD baik negeri maupun swasta untuk triwulan kedua nilai pencairannya mencapai Rp4,6 miliar. Untuk 23 SMP baik negeri maupun swasta mencapai Rp 2,9 miliar lebih.Total keselurahan alokasi dana BOS untuk triwulan II (40 persen) yang masuk ke SD maupun SMP mencapai Rp7,5 miliar lebih.(*)

Click to comment

Most Popular

To Top