Dewan Diperiksa Polda, Kantor DPRD Enrekang Lengang – Pare Pos – Online
Ajatappareng

Dewan Diperiksa Polda, Kantor DPRD Enrekang Lengang

Kantor DPRD Enrekang lengang dari aktifitas

PAREPOS.CO.ID,ENREKANG– Lima bulan setelah ditetapkannya tujuh orang tersangka kasus dugaan korupsi Bimbingan Teknik (Bimtek) di DPRD Kabupaten Enrekang. Penyidik Tindak Pidana Korupsi, Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Sulsel akhirnya melakukan pelimpahan tahap satu berkas perkara ke Kejaksaan Tinggi Sulselbar.“Sementara persiapan, pelimpahan tahap pertama, semua berkas ketujuh tersangka kita kirim ke kejaksaan,” kata Kasubdit III Polda Sulsel, Leonardo Pandji Wahyudi saat di hubungi oleh parepos.fajar.co.id.

Leonardo mengakui, telah menerima hasil perhitungan kerugian negara dari BPKP, namun ia tidak menyebutkan jumlah kerugian negara hasil perhitungan tersebut. “Ia kita sudah terima hasilnya, namun belum tahu pasti berapa jumlahnya,”kilah Leonardo. Ditambahkannya, hari ini (Kamis-red) telah memanggil 30 anggota DPRD Enrekang untuk dimintai keterangannya. Pemanggilan tersebut berdampak pada lengangnya kantor DPRD dari aktivitas para wakil rakyat di bumi Massenrempulu.

Kabag Humas Enrekang, Muslimin Ilyas saat dikonfirmasi diruang kerjanya tidak tahu menahu atas ketidakhadiran anggota dewan tersebut. ” Saya tidak tahu kemana semua, tidak ada juga acara mungkin ada kegiatan lain yang mereka hadiri,”ujar Muslimin Ilyas. Sekedar diketahu diduga, sebanyak 49 kegiatan diduga terlaksana namun tidak memenuhi syarat dan legalitas, seperti tidak dilakukan MoU, serta tidak adanya rekomendasi dari Balai Diklat Kemendagri. Polda sendiri baru mengumumkan hasil perhitungan BPKP sebesar Rp 855 juta dari 12 kegiatan. Sementara, untuk 37 kegiatan lainnya belum secara resmi diumumkan BPKP maupun Polda Sulsel.(her)

Click to comment

Most Popular

To Top