Lewat ‘Video Conference’, Pejabat Utama Polda Sulbar Simak Arahan Kapolri – Pare Pos – Online
Sulawesi Barat

Lewat ‘Video Conference’, Pejabat Utama Polda Sulbar Simak Arahan Kapolri

Pejabat Utama Polda Sulbar menyimak dengan seksama arahan Kapolri melalui video conference

PAREPOS.CO.ID,MAMUJU– Kapolri Jenderal Tito Karnavian menggelar video conference dengan seluruh Polda di Indonesia. Salah satunya yang mengikuti kegiatan tersebut adalah Polda Sulawesi Barat (Sulbar) yang dirangkaikan
menyaksikan apel para Kepala Satuan Wilayah (Kasatwil) Polri 2017. Bertempat di Ruang Data Polda Sulbar, Senin 9 Oktober, para Pejabat Utama Polda Sulbar menyimak dengan seksama arahan yang disampaikan Kapolri.

Kapolri Jenderal Tito Karnavian menjelaskan, banyak anggota lapangan ditembak dan di bom tidak memiliki senjata. Kewajiban dari negara dan pimpinan Polri melindungi anggota dengan menyiapkan senjata dari Pindad. Pindad bisa menyiapkan 5.000. “Akan diberikan kepada anggota sabhara dan lalu lintas di wilayah rawan teror,”ungkapnya.

Lebih lanjut, Kapolri juga menegaskan terkait masalah narkoba, mengurangi demand (kebutuhan). Ia pun meminta agar Kapolres bisa masuk ke sekolah untuk cegah bahaya narkoba. “Ungkap narkoba bagus. Mabes Polri, Jatim, Sumut, Metro Jaya, Jabar, pengingkapan yang banyak mengindikasi banyaknya narkoba disana dan banyaknya anggota yang berhasil mengungkap. Ungkap 1 ton yang besar kemarin diberi penghargaan, diapresiasi oleh dunia Internasional,”jelasnya.

Jajaran Humas disemua jajaran harus lakukan pendekatan informal bukan sekedar formal. Personal approach kepada pemilik media, redaktur, editor, reporter lapangan agar pemberitaannya positif kepada kita. Beberapa Polres pilih anggota buat berita, kita harus dekat dengan media sosial, Cyber troops dibentuk di intel, bareskrim bahkan melibatkan cyber troops dari luar. Seluruh Polda dan seluruh Kapolres harus buat cyber troops, buat koment yang bagus. TB 1 melihat ada upaya tapi belum puas karena masih banyak yang jelekkan polri, banyak prestasi yg dibuat polri tapi tidak terekspos, ada anggota yang bantu bangun rumah warga pakai uang tabungan harus diberi penghargaan oleh pimpinan.

Lanjut Kapolri, ada berita negatif harus cepat ditangani semua lini di Humas baik di Polda dan jajaran. Ada berita jelek polisi tidak ditangani maka Kapolri akan sedih, apa yg dilakukan Kapolres. Kapolri akan cek melalui jalur lain yaitu Kadiv Humas (apa yg dilakukan kapolres) ke Ka BIK (apa langkah yg dilakukan), seminggu tidak ada upaya maka Kapolres dianggap tidak mampu menunjukan kepiawaian kita memanage media.(*)

 

Click to comment

Most Popular

To Top