Unjuk Rasa, Ini Alasan AMI-WB Desak Dewan Lakukan RDP – Pare Pos – Online
Pro Daerah

Unjuk Rasa, Ini Alasan AMI-WB Desak Dewan Lakukan RDP

PAREPOS.CO.ID, WAJO – – Aktivis Mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Indonesia Wajo Bersatu (AMI-WB) kembali melakukan aksi unjuk rasa di Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Wajo, Jumat 13 Oktober 2017.

Kedatangan aliansi ini, guna menindaklanjuti surat permohonan untuk mengadakan Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan pihak PT South Sulawesi (SS) LNG. Terkait, adanya pemanfaatan hutan lindung di Kawasan Langkenna, Desa Pattirolokka, Kecamatan Keera.

“Sudah 1 bulan surat permohonan untuk diadakan RDP, mempertemukan antara pihak PT SS LNG dengan aspirator. Kata Ketua DPRD surat tersebut sudah di disposisi ke Komisi II, Tapi sampai hari ini belum juga dilaksanakan, sepertinya enggan mengadakan RDP,”Ungkap Arief Ardyansar selaku Koordinator Lapangan (Korlap) aksi.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal (Sekjen) AMI-WB Andi Hasriadi mengaku kecewa. Kata dia, ada puluhan Anggota DPRD Wajo tetapi tak satupun mereka temui berada ditempat. “Melihat ruangan anggota DPRD kosong, ada puluhan anggota DPRD tapi tak satupun yang ada ditempat,”ujarnya

Terpisah, Ketua Komisi II DPRD Wajo Asri Jaya A Latief menyampaikan, ketika dewan tidak ada, tentu ada kegiatan. Kata dia, dirinya saat ini sementara jalan terkait Peraturan Daerah (Perda) inisiatif tentang Perlindungan dan Pemberdayaan Petani.

“Kami juga banyak kegiatan terkait Perda inisiatif Perlindungan dan Pemberdayaan Petani. Saya jalan ini ndi, terkait Perda yang tadi,”ujarnya, Asri Jaya A Latief politisi Partai Demokrat ini.

Lanjut, Asri Jaya A Latief mengungkapkan, terkait pemanfaatan hutan lindung. Dia mengaku telah menemui pihak PT SS LNG, dan sementara proses pengajuan di Provinsi.

“Terkait RDP, kami sudah bicara dan saya sampaikan sementara dalam proses. Mari kita sama-sama mengerti, karna juga begitu banyak agenda lembaga, mana APBD P dan APBD 2018. Tentu kami harus sesuaikan semua itu,”tambahnya

Lebih jauh, Asri Jaya A Latief menegaskan pihaknya telah berupaya dan memfasilitasi akan hal tersebut.
” Kami sudah fasilitasi semua, kalau tidak puas tempuh jalur lain saja, ok. Ada proses dan mekanisme,”tegas Asri Jaya, melalui pesan Whatsappnya kepada Parepos.fajar.co.id, Jumat 13 Oktober 2017. (ile)

Click to comment

Most Popular

To Top