Presiden dan Wapres RI Peringati Hari Pahlawan di TMP Kalibata – ParePos –
Nasional

Presiden dan Wapres RI Peringati Hari Pahlawan di TMP Kalibata

Presiden dan Wakil Presiden saat menabur bunga di Taman Makam Pahlawan Kalibata, Jakarta.

PAREPOS.CO.ID,JAKARTA– Presiden RI, Joko Widodo peringati upacara Hari Pahlawan di Taman Makam Pahlawan Kalibata Jakarta, Jumat 10 November, pagi tadi. Upacara yang berlangsung khidmat, Presiden didampingi Wakil Presiden Jusuf Kalla tampil sebagai Inspektur Upacara yang dihadiri oleh sejumlah Menteri Menteri Kabinet Kerja, Pimpinan Lembaga Tinggi Negara, Duta Besar Negara Sahabat, veteran perang dan keluarga pahlawan yang telah gugur.

Lengkingan panjang terompet dari jauh menandai prosesi perenungan peristiswa perang 10 Nopember sebagai tanggal diperingatinya Hari Pahlawan. Peserta upacara penuh khidmat mengikuti seluruh prosesi upacara yang dimulai pukul 08.00 wib. Usai peletakkan karangan bunga oleh Presiden, Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin memimpin doa, dilanjutkan dengan prosesi tabur bunga di pusara makam pahlawan bersama Wakil Presiden Jusuf Kalla.

Sebelum meninggalkan Taman Makam Pahlawan, Presiden kembali memberi hormat menghadap monumen makam pahlawan yang tegak berdiri sebagai penyaksi para pahlawan yang gugur sebagai kusuma bangsa dan kini tenang di kuburnya yang tertata rapih dengan taburan bunga-bunga di pusaranya. Sehari sebelumnya, Jokowi menganugerahkan tanda jasa kepada sejumlah tokoh yang dinilai berjasa bagi Indonesia. Salah satunya adalah pendiri Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), Prof. Lafran Pane.

Keputusan itu tertuang dalam Keputusan Presiden Nomor 115/TK/2017 tertanggal 6 November 2017 dan dibacakan Sekretaris Militer Presiden Marsda Trisno Hendradi. Tanda jasa juga diberikan kepada tiga orang melalui ahli warisnya yakni Tokoh Provinsi Nusa Tenggara Barat TGKH Muhammad Zainuddin Abdul Madjid, Tokoh Provinsi Kepulauan Riau Sultan Mahmud Riayat Syah, dan Tokoh Provinsi Aceh Laksamana Malahayati. Laksamana Malahayati diajukan atas dorongan Menteri Khofifah kepada Kongres Wanita Indonesia (Kowani). Hal itu dilakukan sebab hingga saat ini hanya ada 13 perempuan dari 169 penerima gelar pahlawan Indonesia.

Prev1 of 2

Click to comment

Most Popular

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!