Wakapolri Resmikan Layanan Digital Kepemilikan BPKB, Ini Tujuannya – ParePos –
Nasional

Wakapolri Resmikan Layanan Digital Kepemilikan BPKB, Ini Tujuannya

Wakapolri didampingi Menhub dan MenPANRB

PAREPOS.CO.ID,JAKARTA– Layanan digital untuk proses perubahan atau proses pergantian kepemilikan Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB), Senin 13 November, diresmikan penggunaannya oleh Wakapolri Komjen Syafruddin di Mapolda Metro Jaya, Jakarta. Sistem digitalisasi BPKB ini dapat memudahkan dan mempercepat pelayanan hingga meminimalkan budaya korupsi. Dikutip resmi dari multimedianews.polri.go.id, Wakapolri menyampaikan harapan yang besar terkait program ini. ” Hadirnya layanan digital ini bukan sebagai dentuman awal saja, namun dapat menjadi inspirasi yang selanjutnya dikembangkan dan ditransformasikan secara menyeluruh dan berkesinambungan,”ujarnya. Layanan digital ini, kata Wakapolri, agar bukan hanya di daerah perkotaan, namun juga dapat menyentuh dan memberikan solusi terhadap berbagai kendala administratif maupun teknis di daerah, hingga tingkat terkecil seperti Desa dan Kelurahan.

Kegiatan itu juga dihadiri, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi , Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB) Asman Abnur, Ketua Banggar DPR Azis Syamsudin, Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga S Uno, Kakorlantas Polri Irjen Roycke Lumowa, Kapolda Metro Jaya Irjen Idham Azis, Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Halim Pagarra, serta Ketua Muri Jaya Suprana dan sejumlah pejabat utama Polda Metro Jaya. Sebelumnya, Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi mengatakan, sistem ini merupakan terobosan baru yang diberikan Polri. Terlebih sistem ini memberikan kemudahan dan menekan peluang korupsi. Terobosan ini, kata Menhub, merupakan suatu lompatan yang sejalan dengan program Profesional, Modern, dan Terpercaya (Promoter) yang digagas Kapolri Jenderal HM Tito Karnavian. Dia juga mengatakan BPKB merupakan mandat dalam undang-undang bagi pemilik kendaraan.

Dengan hadirnya layanan berbasis online ini, pelayanan untuk BPKB menjadi lebih mudah dan mempercepat perubahan atau ganti kepemilikan BPKB. Di samping itu, dengan adanya e-BPKB ini, pemohon tidak perlu antre lagi. Ada beberapa fitur layanan yang bisa diakses masyarakat, yakni e-queue (nomor antrean elektronik), yaitu penerapan pengembangan informasi teknologi pelayanan BPKB pada sistem antrean dengan memberikan nomor antrean elektronik yang sudah dilengkapi cip RFID untuk mengakses fasilitas e-form.

Setelah mendapatkan antrean, masyarakat bisa mendapatkan e-form (formulir digital). E-form adalah layanan pengisian formulir permohonan BPKB yang dilakukan secara digital dan online dengan meletakkan ID card (taping) pada RFID reader, selanjutnya memasukkan nomor kode pendaftaran bagi yang sudah mendaftar secara online atau memasukkan nomor BPKB dan NIK bagi pemohon yang baru mendaftar. Usai melakukan pengisian secara online, pemohon bisa mendapatkan tanda terima secara online juga, yakni e-receipt signature (tanda terima elektronik). Tanda terima elektronik adalah sebuah sistem tanda terima BPKB elektronik di mana dalam penyerahan BPKB pemohon memberikan tanda tangan secara digital menggunakan stylus pen pada digital signature, selanjutnya tanda tangan akan tersimpan dalam sistem BPKB sehingga mempermudah dalam penyajian data.

Prev1 of 2

Click to comment

Most Popular

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!