Gerakan Kwarcab Pramuka Berduka ‘Bapak Pramuka’ Pangkep Tutup Usia – Pare Pos
Pro Daerah

Gerakan Kwarcab Pramuka Berduka ‘Bapak Pramuka’ Pangkep Tutup Usia

PAREPOS.CO.ID, PANGKEP — Gerakan Pramuka Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep) berduka H Jamaluddin Hatibu, yang dijuluki sebagai Bapak Pramuka Pangkep, tutup usia diumur 76 tahun.

Almarhum meninggal dunia dini hari tadi, sekitar pukul 03.30 wita, Senin 8 Januari 2018. Almarhum putra asli Pangkep, lahir di Pulau Balang Lompo, Kelurahan Mattiro Sompe, Kecamatan Liukang Tupabbiring, Kabupaten Pangkep, Tahun 1942, dan tutup usia di tahun 2018.

Kontribusi almarhum dalam mendorong kemajuan Daerah Kabupaten Pangkep, sangatlah besar. Bahkan, ditahun 2008 ia melahirkan karya buku berjudul ‘Kapten Pahlawan Laut’.

Tercatat, dari riwayat Pekerjaan almarhum semasa hidup, ditahun 1978-1981 sebagai penilik TK/SD/SLB Wilayah Kecamatan Balocci. ditahun 1981-1983 kembali sebagai penilik TK/SD/SLB wilayah Kecamatan Ma’rang. Ditahun 1983-1988 sebagai Penilik TK/SD wilayah Kecamatan Pangkajene. Ditahun 1988-1993 sebagai Kepala seksi Kebudayaan pada Kantor Depdikbud Pangkep. Ditahun 1993-1998 sebagai kepala seksi Pendidikan Dasar pada kantor Depdikbud Pangkep. Dan pensiun pada tahun 1999 dengan pangkat terakhir IV/a.

Kemudian, terpilih sebagai anggota DPRD Pangkep pada tahun 1997-2002, dan terpilih kembali untuk periode kedua anggota DPRD Pangkep pada tahun 2002-2004.

Pada prestasi ke Pramuka-an, almarhum pernah meraih penghargaan berupa Satya lencana karya Satya 30 tahun 1987 dari Presiden RI saat itu, dan penghargaan lencana melati Kwartir Nasional Gerakan Pramuka tahun 2012. Dan jabatan terkahir yang diembang almarhum semasa hidup sebagai Waka Kwarcab Pramuka Pangkep merangkap Kelendikacab Pangkep masa bakti 2009-2014. Dan sebagai Ketua Dewan Kesenian dan Pelestarian Budaya Kabupaten Pangkep hingga tahun ini 2018.

Purna Ketua DKC Pramuka Pangkep, Dr Muh Iswal Burhan, S.Pd M.T, mengatakan kami selaku kader Pramuka dan pernah dibina oleh almarhum sangat merasa kehilangan sosok beliau. Dimana, sosok beliau adalah orang tua atau bapak bagi kami di Gerakan Pramuka. “saya mengenal Kak Jamal (sapaan beliau),sebagai seniman dan organisator yang begitu gigih terkhusus di Gerakan Pramuka tidak berlebihan jika beliau didaulat sebagai Bapak Pramuka Pangkep, semasa hidup beliau bisa berbaur dengan semua generasi. kita generasi saat ini telah banyak mengambil pelajaran dari beliau saat masih hidup,”ujarnya, Senin 8 Januari. Almarhum sendiri, dimakamkan di Pekuburan Jagong, Kelurahan Jagong, Kecamatan Pangkajene, Kabupaten Pangkep, sore ini. (awi)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!