Pemkot Akan Hadirkan Kota Begini, Bagaimana Caranya ?

by

PAREPOS.CO.ID,PAREPARE– Pemerintah Kota Parepare terus berupaya mewujudkan ‘Kota Industri Tanpa Cerobong Asap’ yang didukung akan tiga sektor yakni, industri kesehatan, pendidikan dan kepariwisataan. “Konsep ‘Kota Industri Tanpa Cerobong Asap’ kedepan akan didukung tiga sektor diantaranya kesehatan, pendidikan dan kepariwisataan, atau medical tourism,”kata Wali Kota Parepare, Taufan Pawe di depan peserta seminar pengembangan sektor unggulan yang di gelar di Ruang Pola Kantor Walikota Parepare, Rabu 17 Januari, pagi tadi.

Untuk mewujudkannya, kata Taufan, melihat beberapa peluang besar yang sangat bisa untuk dikembangkan dalam memajukan Kota Parepare. Peluang besar yang dilihat seorang Taufan Pawe yakni dengan dijadikannya Rumah Sakit Andi Makkasau Parepare menjadi rumah sakit rujukan untuk 14 Kabupaten dan Kota. Selain itu, pemerintah juga sementara melakukan pembangunan Rumah Sakit Tipe B Plus Pendidikan dengan kapasitas 1000 tempat tidur yang dibangun dengan konsep medical tourism. Bukan hanya itu, pemerintah juga gencar dalam membangun ikon-ikon kota yang dapat menjadi destinasi wisata baru, diantaranya monumen cinta sejati Habibie Ainun, Taman Syariah dan Tonrangeng River Side.

Wali Kota Parepare yang berlatar belakang pengacara, juga bertekad menjadikan daerahnya sebagai mercusuar pendidikan dengan melahirkan Institut Teknologi BJ Habibie. “Hal itu semua nantinya akan memicu orang untuk berkunjung ke Kota Parepare dan menjadikan Parepare sebagai kota tujuan,” jelasnya. Salah satu pakar ekonomi yakni Guru Besar Fakultas Ekonomi Universitas Hasanuddin, Prof. H. Marsuki PhD yang memaparkan mengenai peran pemetaaan ekonomi dan keuangan dalam perencanaan pembangunan daerah.

Dalam pemaparannya, Prof Marsuki memberikan apresiasi dengan apa yang disampaikan Wali Kota Parepare, dan dinilai merupakan suatu yang sangat penting terkait pengembangan Kota Parepare kedepan dengan pola baru. “Saya kaget karena banyak hal yang dilakukan Walikota Parepare untuk membangun Parepare, dan bagi saya Walikota telah memenuhi nilai material dan nilai kemanusiaan. Dan yang menarik adalah beliau berangkat dari permasalahan yang ada dan kemudian mencari solusi,”katanya.

Ditambahkannya, hal menarik adalah Kota Parepare merupakan daerah yang tingkat ekspoitasi ekonomi cukup rendah, beraarti tingkat pemerataan ekonomi itu cukup tinggi dari waktu ke waktu dan tingkat kemiskinan semakin turun. “Ini adalah jualan startegi yang bisa dikatakan pembangunan ideologi masyarakat secara berkeadilan. Sisa kita mencari sector mana saja yang bisa dikembangkan,”timpalnya.(*)

Sumber: Humas Pemkot Parepare

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *