Pilkada Wajo, Karena ini Ratusan Kades Laporkan Haji Amran SE – Pare Pos
Pilkada Wajo

Pilkada Wajo, Karena ini Ratusan Kades Laporkan Haji Amran SE

PAREPOS.CO.ID, WAJO — Ratusan Kepala desa (Kades) se-Kabupaten Wajo mendatangi Sekretariat Panitia Pengawas Pemilihan Umum (Panwaslu) Kabupaten Wajo, di Jalan Andi Paggaru, No.49, Kota Sengkang, Kabupaten Wajo, Jumat 9 Maret 2018.

Kedatangan ratusan kades itu, guna melaporkan Calon Wakil Bupati Wajo dari pasangan nomor urut 1, Haji Amran SE. Pasalnya, ia diduga telah melakukan pelecehan institusi kades dan ujaran kebencian, saat melakukan kampanye dialogis di Desa Parigi dan Desa Aluppang, Kecamatan Takkalalla.

Dalam laporannya, Kepala desa di Wajo juga menyertakan rekaman video saat Haji Amran SE tengah melangsungkan kampanye dialogis, video itu kemudian dijadikan sebagai alat bukti. Adapun kedua saksi, masing-masing Hj Yulia Yasmin dan Murhsin.

Ketua Asosiasi Perangkat Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) Kabupaten Wajo, H Muh.Nasir menegaskan, akan terus mengawal dugaan pelecehan institusi kades dan ujaran kebencian yang dilakukan Haji Amran SE. Kata dia, alat bukti berupa rekaman video sudah dipegangnya.

“Bukti yang ada kita pegang melalui rekaman video, Kita laporkan ke Panwas karena ini adalah momentum Pilkada, dan kita akan laporkan ke Polres tentang pidana umumnya, ketika ada pencemaran nama baik dan ujaran kebencian. Kami akan terus mengawal kejadian ini,”tegasnya

Komisioner Panwaslu Kabupaten Wajo, Andi Rahmat Munawar yang ditemui sejumlah awak media membenarkan adanya laporan yang masuk ke Panwaslu Kabupaten Wajo oleh ratusan Kades. “Benar ada laporan yang masuk, selanjutnya kita akan kaji,”singkatnya

Sekedar diketahui, dalam rekaman video yang dijadikan alat bukti itu, Haji Amran SE pasangan dari Calon Bupati Wajo H Amran Mahmud itu, tengah melakukan kampanye dialogis. Haji Amran SE menyebutkan, jika semua Kepala desa mengintimidasi masyarakat, termasuk menuding Kepala desa menikmati sendiri ADD, rakyat yang menderita.

“Saya tau semua, semua Kepala desa itu mengintimidasi masyarakat. Waktunya 2018 ini, kalau mau’ki berubah, jangan dinikmati satu orang saja, Kepala desa saja menikmati, makanja (bagus) alena mangngoto (dia naik mobil.red) rakyatnya menderita,”sebut, Haji Amran SE dalam rekaman video yang telah beredar itu. (ile)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!