Konfrontasi Saksi Sidang Dugaan Pelanggaran TSM Tufan Pawe Batal Dilaksanakan

by

PAREPOS.CO.ID, MAKASSAR — Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi Sulawesi Selatan kembali menggelar sidang dugaan pelanggaran administrasi Terstruktur, Sistematis dan Massif (TSM) untuk kelima kalinya terkait politik uang dengan agenda Konfrontasi saksi fakta pelapor Calon Walikota dan Wakil Walikota Parepare nomor urut 2 Faisal A. Sapada dan Asriadi Samad (FAS) dan terlapor Calon Walikota dan Wakil Walikota Parepare nomor urut 1 Taufan Pawe dan Pangerang Rahim (TPPR) dan pemeriksaan saksi ahli dari kedua pihak. Senin malam, 23 April 2018.

Namun, salah satu agenda terkait konfrontasi saksi fakta kedua pihak yang mengungkap keterangan baru batal dilaksanakan karena pihak pelapor enggan menghadirkan saksi fakta atas nama Asraf Resifa Jafar (Resi) pada sidang yang dipimpin langsung oleh Ketua Bawaslu Sulsel, La Ode Arumahi, didampingi Majelis Pemeriksa, Azry Yusuf dan Fatmawati di Ruang Sidang Bawaslu Sulsel Jalan A.P Pettarani Kota Makassar.

“Mohon ijin yang mulia, terkait saksi kami Resi, keterangannya sudah cukup, jadi kami tidak menghadirkan Resi,” ujar Kuasa Tim Hukum FAS.

Namun pihak terlapor yang dihadiri langsung Taufan Pawe ini mengaku keberatan dalam persidangangan tersebut dimana tidak dapat mengikuti kesepakatan sidang sebelumnya yang berlangsuung pada Jumat siang hinggah Sabtu Dini Hari yang telah dilakuakan penandatanganan Berita Acara Persidangan (BAP).

“Majelis yang terhormat, saya rasa kita harus patuhi BAP yaitu menghadirkan saksi fakta saudara Resi yang pernah dihadirkan saudara pelapor, bukan persoalan cukup, kita ketahui bersama ada fakta baru yang terungkap, yaitu saudara Kahiruddin, HR (17) dan Ibrahim yang bersama Resi mendengarkan tawaran motor apa bila paslon nomor dua melawan kotak kosong,” jelas Taufan Pawe.

Namun, Majelis Pemeriksa tetap melanjutkan agenda kedua yaitu pemeriksaan terhadap saksi ahli kedua pihak dengan beberapa pertimbangan. “Jadi kalau pelapor tidak bisa menghadirkan saksi-saksi yang sudah disepakati, itu nanti akan menjadi catatan majelis,” singkat Azry Yusuf. (tip)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *