Melek Teknologi Ditularkan Polwan Indonesia di Misi PBB, Ini yang Dilakukan

by

PAREPOS.CO.ID,SUDAN– Penilaian positif PBB terhadap Personel Polri dalam Satgas Garuda Bhayangkara yang ditugaskan pd Misi Perdamaian PBB khususnya personel Polwan Indonesia kembali terbukti. Menjadi Insan Bhayangkara yang Profesional, Modern dan Terpercaya telah memacu AKP Nurasih Romadhloni yang merupakan salah satu Polwan Indonesia pada Misi Perdamaian PBB UNAMID Darfur Sudan yang bertugas di Lokasi Konflik Team Site Shangil Tobaya Sector North untuk memberikan sumbangsih kemanusiaan nya dalam bentuk memperkenalkan serta memberikan pelatihan teknologi komputer.

Perkenalan dan pelatihan teknologi komputer yang dilakukan oleh AKP Nura diberikan kepada masyarakat setempat, khususnya warga IDP (Internally Displaced People / Pengungsi Korban Konflik) di ruangan khusus Team Site Shangil Tobaya pada hari Rabu dan Kamis tanggal 25-26 April 2018.

Proses pelatihan komputer ini diikuti sebanyak 20 orang dari perwakilan warga Nifasha IDP’s Camp yang bahkan 3 orang diantaranya perempuan dan karena antusiasnya mengikuti pelatihan, salah satunya adalah seorang ibu yang membawa bayi sambil menyusui mengikuti kegiatan tersebut. “Terharu dan rasanya ingin menangis saya melihat begitu besarnya antusiasme warga IDP terutama ibu itu”,ujar Akp Nura sambil menunjuk Ibu yang tengah menyusui bayinya namun masih semangat mengikuti pelatihan.

Pelatihan yang diberikan adalah Basic Computer Microsoft Power Point, Word, Excel, dan Internet dengan aplikasi kegiatan dimulai dari Pengenalan Dasar Komputer yaitu bagaimana menggunakan Microsoft Power Point, bagaimana cara membuat Slide / Presentasi, Microsoft Word dalam membuat surat, insert gambar, Microsoft Excel tentang bagaimana membuat Database sederhana dan Matematika, serta melatihkan bagaimana mengakses internet dan menjelaskan kegunaannya. “Warga lokal sini menggunakan bahasa arab, sehingga dalam pelatihan ini saya sangat terbantu oleh rekan kami First Lieutenant Abdalla dr Negara Yordania sebagai penerjemah bahasa yang memiliki kesamaan bahasa dengan warga sini”,ungkap AKP Nura.

Transformasi ilmu teknologi komputer ini pertama kali dilakukan oleh personel PBB yang tentunya menjadi wujud karya nyata kemanusian dalam bentuk Confidence Building (membangun kepercayaan diri masyarakat korban konflik) dalam Livelihood Activity (kegiatan mempersiapkan mereka memiliki bekal kehidupan) sebagai salah satu wujud dalam mendukung Program Pokok PBB (UN Core Value) yaitu : Profesionalisme, Integritas dan Respect for Diversity.

“Profesionalisme dan Modernisasi yang kami bawa dari Indonesia berusaha kami tularkan pd Misi Internasional yang harapannya tentu dapat semakin menumbuhkan Kepercayaan Dunia Internasional melalui PBB terhadap Personel Polri yang ditugaskan pada Misi Perdamaian PBB khususnya UNAMID Darfur Sudan ini” ujar Komandan Kontingen Indonesian IPO UNAMID AKBP Satria Adrie Vibrianto, SIK MH.

“Menjadikan warga masyarakat setempat setelah lama sebagai korban konflik yang hidup dengan segala keterbatasan, mencekam dan terintimidasi untuk kemudian menjadi Melek Tekhnologi, Insya Allah akan menjadi ladang ibadah kami dan akan sangat bermanfaat bagi kehidupan mereka di masa mendatang”,tambahnya. Salut! Selamat Berkarya dan Sukses Selalu Bhayangkara ku.(*)

Sumber: SAV

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *