Wajah Desa Terisolasi di Polman, Satgas TNI Gunakan Rakit untuk Ini

by

PAREPOS.CO.ID,POLMAN– Kepedulian anggota TNI yang tergabung dalam Satuan Tugas (Satgas) TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-101 Kodim 1402 Polman di Desa Lenggo Kecamatan Bulo, patut diapresiasi. Kondisi daerah yang terisolasi dengan keterbatasan sarana prasarana, anggota TNI membantu menyebrangkan anak sekolah selama pelaksanaan program TMMD menggunakan rakit bambu.

Seperti yang dilakukan sosok Koptu Irwandi salah satu personel Satgas TMMD ke-101 dari Kodim 1402, berbekal keahlian mengemudikan Landing Craft Rubber (LCR) saat bertugas di satuan lamanya Yonif 700/Raider Makassar. Dengan berani mengemudikan rakit bambu untuk menyebrangkan anak sekolah melintasi derasnya arus Sungai Lenggo selebar 50 Meter. “Setelah saya coba mengemudikan rakit bambu ini tidak jauh beda dengan ketika mengemudikan LCR, cara kemudinya sama, Hanya cuma kekurangannya rakit ini tidak ada mesin,”ungkap Koptu Irwandi.

Sementara itu, Kepala Desa Lenggo, Andi Rusliamin menyampaikan, transportasi rakit bambu itu merupakan satu-satunya sarana penyebrangan warga desa yang dimanfaatkan anak sekolah maupun pedagang yang masuk maupun hendak keluar dari desa ini.

Seperti terlihat dari keseharian murid dari SDN 073 Galung, banyak berasal dari Dusun Petabbangang, Desa Peburru, Kecamatan Tutar yang bersebelahan dengan desa ini. Karena jarak dari Dusun Petabbangang ke SD Inpres 016 Patulang, Dusun Kalitarung, Desa Peburru berjarak sekitar 3 Km dengan jalan kaki.

Sementara SDN 073 Galung, Desa Lenggo, jarak dari Dusun Petabangang, Desa Peburru hanya berjarak 1 km, maka meski harus menyebrangi sungai tapi jarak berjalan kaki relatif lebih dekat. Dan hal ini sudah menjadi pemandangan biasa yang sudah berlangsung lama.(*)

Sumber: Penrem 142/Tatag

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *