Dampak Banjir, Akses Desa Lompoloang Harus Terputus

by

PAREPOS.CO.ID, WAJO — Desa Lompoloang, Kecamatan Pitumpanua salah satu wilayah yang terkena dampak banjir. Akibatnya, akses jalan yang menghubungkan beberapa desa harus terputus.

Salah seorang tokoh pemuda Suhasmin mengatakan, banjir yang terjadi di Desa Lompoloang cukup parah. Kata dia, ketinggian air mencapai pinggang orang dewasa, banjir terjadi Minggu 20 Mei 2018.

“Air cukup deras terpantau disekitar Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 14 Wajo. Hal ini membuat akses Desa Lompoloang dan sekitarnya terputus,”ujar, Suhasmin, mantan Ketua Himpunan Pelajar Mahasiswa Wajo (Hipermawa) pusat itu.

Kepala Desa Lompoloang, Abd Rahim mengatakan, banjir kali ini diakibatkan curah hujan dini hari sampai pagi yang turun cukup lebat. Sehingga, air sungai meluap yang turut merendam lokasi pertanian sekitar 200 hektare lebih.

“Belum dapat dipastikan kerugian akibat banjir ini, namun berdasarkan pemantauan lahan pertanian dan perumahan warga banyak yang terendam banjir,”ujarnya

Dia menambahkan, Pemerintah desa bersama dibantu Babinsa setempat bertindak cepat mengevakuasi beberapa warga yang rumahnya terendam air akibat banjir tersebut. (ile)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *