Laporan Kecurangan Pilkada Parepare, Hasilnya Dini Hari Nanti

by

PAREPOS.CO.ID,PAREPARE– Keputusan Pemilihan Suara Ulang (PSU) pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Parepare dapat saja terjadi, jika terbukti ada kecurangan. Hasilnya pun rencananya akan diumumkan, Kamis 5 Juli, oleh Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kota Parepare. Artinya, dari jadwal tersebut kepastian dilakukan dari pukul 00.00 Wita dini hari nanti. Dari hasil tersebut, KPU Parepare akan mempertimbangkan temuan-temuan yang dilaporkan, hingga kemudian memutuskan perlu tidaknya ada PSU dilakukan di TPS-TPS yang dianggap terjadi kecurangan.

Ketua Panwaslu Kota Parepare, Zainal Aznun mengatakan, pihaknya akan melakukan rapat bersama Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu) terkait laporan yang diajukan oleh salah satu pasangan calon (Paslon) di Pilkada Parepare. “Malam ini kita akan rapat, hasilnya akan kita sampaikan Kamis 5 Juli 2018,” singkat Zainal. Terpisah, Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Parepare, Nur Nahdiyah, mengaku, belum bisa memastikan ada tidaknya keputusan PSU, lantaran hal itu belum terjadi. “Kita tidak bisa mengarah kesana karena belum terjadi,”ujarnya.

Seperti diketahui, laporan yang masuk di Panwaslu terkait kecurangan adanya pemilih diluar Daftar Pemilih Tetap (DPT) yang menggunakan Surat Keterangan (Suket). Karena sesuai aturan, batas pemilih yang menggunakan suket hanya enam orang setiap TPS. Karena alasan itu, tim FAS menuntut Panwaslu memberikan rekomendasi PSU di 52 TPS yang ada di Kota Parepare, dimana diduga terjadi kecurangan.

Sesuai Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) nomor 8 tahun 2018, tercantum kategori atau alasan sehingga PSU dilaksanakan. Kategorinya, kotak suara terbuka sebelum pemungutan suara, pemilih dua kali menggunakan hak pilih atau pemilih yang menggunakan hak orang lain. Namun, kategori tersebut berlaku jika Pengawas Kecamatan (Panwascam) memberikan rekomendasi pelaksanaan PSU paling lama dua hari setelah pemungutan suara. Lewat dari itu, sudah tidak bisa dilakukan PSU, kecuali ada perintah dari MK.(ard)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *