Pencarian Korban Tenggelam, Nelayan Asal Pinrang Belum Ditemukan – Pare Pos
Metro Pare

Pencarian Korban Tenggelam, Nelayan Asal Pinrang Belum Ditemukan

pencarian korban hilang di laut
PAREPOS.CO.ID,PAREPARE– Nelayan asal Kabupaten Pinrang, La cemmang alias Usman (50) yang diduga tenggelam di perairan Parepare, belum ditemukan. Di hari kedua, Tim gabungan dari tim SAR, Basarnas, Polri, TNI dan BPBD serta masyarakat masih melakukan pencarian di area yang diduga sebagai lokasi tenggelam nelayan tersebut. Salah seorang personil Polair Polda Sulsel, Brigpol M Aris Barakasi menuturkan, pihaknya masih terus melakukan pencarian atas korban nelayan yang diduga hilang saat melaut. “Kita masih menyusuri perairan, utamanya area yang diperkirakan menjadi arah arus air,” katanya, Rabu 11 Juli, siang tadi.
Menurutnya, beberapa personel terus melakukan pencarian, bahkan mendirikan tenda di area pelabuhan, guna tidak menghalangi pencarian. “Tim penyelam juga tersedia, untuk mencari di dasar laut. Tim penyelam SAR Brimob dan BPBD tadi sudah memeriksa di area Pertamina” ujarnya. Warga sekitar, Rahmat, memperkirakan korban tenggelam di sekitar area Pertamina.”Ada terumbu karang di dasar laut, bisa saja tubuh korban nyangkut saat tenggelam. Karena biasanya, jasad orang tenggelam muncul di permukaan setelah beberapa jam di laut. Ini sudah lewat 24 jam, tapi belum ada tanda-tanda,” jelas dia.
Sebelumnya, Teman seprofesi korban, Sattung, yang ikut mencari keberadaan rekannya, mengaku, korban merupakan warga Karaballo, Kabupaten Pinrang. Menurutnya, korban berangkat dari rumahnya sekitar pukul 05.00 Wita dini hari. “Saya kenal dengan La cemmang alias Usman (korban), usianya sekitar 50 tahun. Dari subuh berangkat, biasanya dia pasang landra’ (jala) di sekitar tempat pelelangan ikan (TPI), tidak jauh dari tanggul,” katanya.
Menurut Sattung, dirinya dan pihak keluarga korban, baru mengetahui insiden tersebut sekitar pukul 08.00 Wita, itupun diinfokan dari nelayan ya g ada di Parepare. “Ada beberapa teman nelayan bantu mencari, tapi sampai sekarang belum ditemukan,” katanya. Tim Resqiu Tagana, Amin, yang dikonfirmasi hasil pencarian korban, mengaku, belum mendapatkan hasil. “Kita tetap akan kawal pencarian korban, sudah ada sejumlah perahu yang ikut melakukan pencarian, bahkan ada tim penyelam,” ujarnya. Amin memperkirakan, korban diduga tenggelam pukul 06.00 Wita dini hari. “Kita rasa, korban tenggelam pukul 06.00,” tambahnya. (ard)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!