Wow…Pangkalan Jual Elpiji 3 Kg Diatas HET, Pemkab Warning Agen di Sidrap

by

PAREPOS.CO.ID, SIDRAP — Pemerintah Daerah (Pemda) Sidrap menegaskan kepada semua agen gas elpiji di Sidrap untuk tidak memberikan toleransi terhadap pangkalan nakal.

Kepala Bagian (Kabag) Ekonomi Sidrap, Ambo Ela mengatakan, agen penyalur harus bersikap tegas terhadap setiap pangkalan yang telah didirikannya.

“Kami sudah beberapa kali melakukan pertemuan terkait hal itu. Jadi sekali lagi kita tegaskan kepada agen untuk menindaklanjuti hasil temuan warga dan tim terpadu,” kata Ambo Ela, kemarin.

Kendati demikian, kata dia tetap akan terus berkoordinasi dengan pihak PT Pertamina (Persero) Marketing Operation Region (MOR) VII Sulawesi.

Menurutnya, jika sekedar pembinaan mereka tidak bakal jerah. Jadi memang harus betul-betul diberikan sanksi tegas pencabutan izin sehingga pangkalan lainnya juga tidak akan main-main dengan hal tersebut.

Sementara itu, Penanggung Jawab PT Haci Mitra Gas, Alamsyah salah satu Agen gas bersubsidi itu menyebutkan bahwa tidak segan-segan memberikan sanksi berat terhadap pangkalannya yang tertangkap tangan bermain harga.

“Kalau dikita itu PT Haci Mitra Gas, semua pangkalan sudah teken kontrak kerja. Dan mereka siap diberikan sanksi Putus Hubungan Usaha (PHU) jika kedapatan bermain harga diatas HET Rp15.500,” ucapnya.

Kendati demikian, kata dia sudah ada beberapa pangkalannya yang telah di berikan sanksi. Namun hanya, kata dia lagi masih bersifat pembinaan, pemberhentian sementara, dan pengurangan jatah.

“Itu tidak bisa kita pungkiri masih ada beberapa laporan masuk terkait permainan harga itu. Yang jelasnya saat ini, rutin kita turun memantau bahkan sopir diminta mendokumentasikan aktifitas jual beli usai membongkar,” ucapnya.

Alamsyah menambahkan, untuk PT Haci Mitra Gas sendiri sudah memberlakukan order via cashless bank. Artinya, semua pangkalan Haci diwajibkan mengorder terlebih dahulu dan pembayarannya melalui bank.

“Tidak ada lagi istilah pangkalan mengorder atau pembayaran melalui sopir. Semua sudah melalui sistem perbankan,” ucapnya.

Dia juga menyebutkan, bahwa penyaluran gas bersubsidi itu rata-rata perhari sebanyak 2.240 tabung yang di sebar ke 88 pangkalan yang ada di 11 Kecamatan.

“Untuk hari ini saja, saya sudah catat sekitar 2.800 tabung yang sudah kita salurkan ke semua pangkalan Haci Mitra Gas dengan menggunakan 4 unit mobil truk,” tandasnya.

Sekedar diketahui, setiap hari ada sebanyak 11.200 tabung yang beredar di Sidrap itu dan ditangani 4 agen penyalur yakni PT Harapan Baru Sejahtera 3.640 tabung, PT Khumas Siappang 2.800 tabung, PT Haci Mitra Gas 2.240 tabung, dan PT Karya Minasa Mandiri 2.520 tabung.

Hanya saja, ada segelintir orang yang memanfaatkan momen kebutuhan warga ini untuk meraih keuntungan yang lebih besar.

Padahal diketahui, gas bersubsidi 3Kg Harga Eceran Tertinggi (HET) hanya Rp15.500 di tingkat pangkalan. Namun faktanya, masih ada sejumlah pangkalan yang menjual dengan harga Rp18 ribu hingga Rp20 ribu.

Sedangkan di tingkap pengecer harganya lebih meroket lagi berkisar Rp25 ribu hingga Rp35 ribu. (ira)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *