Ketua NasDem Wajo; Ayo Kita Deklarasi “Politisi Anti Politik Uang” – Pare Pos
Pileg 2019

Ketua NasDem Wajo; Ayo Kita Deklarasi “Politisi Anti Politik Uang”

PAREPOS.CO.ID, WAJO — Ketua Dewan Pengurus Daerah (DPD) Partai Nasdem Kabupaten Wajo, Andi Gusti Makkarodda menawarkan tantangan kepada para Calon anggota legislatif (Caleg) untuk lakukan pertemuan dan mendeklarasikan Forum Politisi Anti Politik Uang.

Hal tersebut disampaikan saat ditemui Parepos.fajar.co.id, diruang sidang Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Wajo, Jumat 13 September 2018.

Politisi yang kesehariannya bertugas selaku sekertaris komisi II bidang ekonomi dan keuangan DPRD Wajo ini, menyatakan keprihatinanya melihat situasi dan mendengar cerita masyarakat yang telah didatangi oleh bakal caleg 2019.

Para Bacaleg telah menawarkan berbagai jenis barang untuk mempengaruhi pemilih. Pengakuan masyarakat, konon mereka ditawari bermacam-macam dari tasbih, sajadah, talqun, kelambu, sarung,  sepray, peralatan dapur, sertu, kursi, pos ronda, televisi, motor hingga menawarkan uang per kepala.

Karena itu, AGM sapaan akrab Andi Gusti Makkarodda menilai, perilaku ini sudah semakin tidak masuk akal karena wajo dikenal sebagai orang-orang cerdas berdemokrasi dan seharusnya caranya merebut suara lebih cerdas dengan politik gagasan.

“Wajo ini adalah ibu kandung praktik berdemokrasi terbaik di Indonesia, bacalah sejarah. Wajo tidak kekurangan orang baik, Wajo tidak kekurangan orang cerdas. Terlalu banyak Ulama yang lahir atas didikan para Ulama dari Wajo. Sudah ribuan kaum cendekia, dari sarjana, magister, doktoral bahkan professor adalah orang wajo” terang Andi Gusti.

Mantan ketua umum pengurus pusat Himpunan Pelajar Mahasiswa Wajo (Hipermawa) ini, berharap penyelenggaraan pemilu KPUD, pengawas pemilu BAWASLU dan Sentra penegakan hukum terpadu (GAKKUMDU) segera menyiapkan langkah pencegahan sebelum masa kampanye dimulai dan melakukan penindakan secara tegas tanpa pandang bulu.

“Kepada mereka (KPUD – Bawaslu- Gakkumdu, red.)  kita berharap ketegasan jalankan tupoksinya demi penyelamatan pemerintahan dan daerah. Untuk Parpol dan para caleg, ayo kita bangun komitmen dan deklarasikan Politisi Anti Politik Uang, kita tanda tangani pakta integritas”  tantangnya.

Lebih lanjut, ia menyatakan jika perilaku membeli suara adalah perilaku melecehkan pemilih, membeli suara hanya akan menyengsarakan masyarakat dan dipastikan akan mendekatkan DPRD dan pemerintah daerah dari praktik korupsi.

“Praktik politik uang, sebenarnya melecehkan pemilih karena itu sekaligus komitmen mendapatkan suara dan  tidak ingin mengurus apalagi memperjuangkan aspirasi rakyat. Bahayanya adalah mendekatkan kita pada praktik korupsi. Hati-hatilah jangan sampai periode depan berubah jadi anggota DPRD malang” tutupnya (ile/ade)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!