APK dan Iklan Promosi Dipaku di Pohon Akhirnya Ditertibkan – Pare Pos
Politik

APK dan Iklan Promosi Dipaku di Pohon Akhirnya Ditertibkan

 

PAREPOS.CO.ID, PARE POS– Alat Peraga Kampanye (APK) yang memuat tanda gambar salah seorang calon anggota legislatif (Caleg) yang terpasang di pohon dengan cara dipaku akhirnya ditertibkan personel Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol) PP, sore tadi.

Personel Satpol PP Kota Parepare tersebar mencabuti APK tersebut yang ada di pohon di beberapa ruas jalan dalam Wilayah Kota Parepare.

Tak hanya APK, personel Satpol PP juga menertibkan beberapa iklan promosi yang terpasang di pohon dengan cara di paku.

Padahal beberapa jam sebelumnya, APK yang terdapat di pohon dengan cara di paku disorot dari sejumlah organisasi masyarakat, yakni Laskar Merah Putih (LMP) Parepare.

 

Plt Kepala Dinas Satpol PP Kota Parepare, Mustafa yang dihubungi mengatakan, pihaknya selain menertibkan APK yang ada di pohon dengan cara di paku, juga menertibkan beberapa iklan promosi yang ada di pohon dengan cara dipaku. ”

“Yang kita lakukan itu untuk penegakkan perda,” ujarnya.

Dia menjelaskan, selain Perda, juga ada Perwali yang mengatur tentang hal itu. “Intinya perda dan perwali untuk pohon telah diatur,” katanya.

Dia menyebutkan, pihaknya akan masih turun menyasar beberapa titik lagi untuk menertibkan APK maupun iklan promosi yang ada di pohon. “Tadi sebenarnya kita mau keliling. Tapi karena hujan, makanya kita tertibkan yang bisa kita jangkau dulu. Nanti Senin lagi kita akan keliling,” jelas Mustafa.

Sebelumnya, Ketua Macab LMP Parepare, H Syamsul Latanro mengecam adanya prilaku  yang memasang tanda gambar untuk sosialisasi pencalegan dengan memaku pohon.

“Ini tidak boleh ditolerir, instansi terkait baik Bawaslu maupun pemerintah harus menertibkannya,” desak Syamsul Latanro.

Menurutnya, memaku pohon tentu merupakan tindakan yang melanggar, apalagi di Kota Parepare, pemerintah kota sudah membuat perda lingkungan yang salah satu poinnya larangan memaku pohon dalam hal apa saja.

“Kita tahu, kalau pohon itu adalah paru-paru kota yang harus dijaga kelestariaanya. Sehingga aksi memaku pohon tak boleh ditolerir. Apa pun bentuknya harus dicabut, termasuk alat peraga kampanye,” tegasnya.

LMP Parepare, kata Syamsul Latanro, meminta KPU, Bawaslu dan pemerintah daerah untuk tidak tinggal diam adanya pihak-pihak tertentu yang memasang tanda gambar atau iklan promosi  di pohon dengan cara dipaku. “Jangan tinggal diam. Mari kita bersama-sama untuk menjaga, melindungi dan menyelamatkan lingkungan,” imbaunya. (*)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!