Silaturahmi dan Berzikir di Palu, Bupati: Warga Pangkep Miliki Sikap Pantang Menyerah

by

PAREPOS.CO.ID,PALU– Bupati dan Ketua TP PKK Kabupaten Pangkep, H Syamsuddin A Hamid SE bersama Hj Rismayani, Sabtu 20 Oktober, tiba di Bandara Al-Jufri, Kota Palu, Sulawesi Tengah (Sulteng). Kedatangan orang nomor satu di Kabupaten Pangkep untuk menyalurkan bantuan sekaligus melaksanakan dzikir bersama masyarakatnya yang berdomisili di Kota Palu.

Kunjungan Bupati Pangkep dua periode tersebut didampingi Kejari Pangkep, Firmansyah Subhan, Ketua PN Pangkep, Farid, Dandim 1421 Pangkep, Letkol Inf Adi Saparudin S.Sos serta Wakapolres Pangkep Kompol Syukri Abham dan Sekda Pangkep, H Jumliati. Selain itu hadir pula, Kepala Kemenag Pangkep, H Jamaruddin dan Ketua MUI Pangkep, H Waqi Murtala serta sejumlah pimpinan OPD.

Pertemuan bertajuk ‘ Bersilaturahmi dan Berzikir bersama Masyarakat Pangkep’ yang tinggal di Kota Palu. Wakil Ketua Kerukunan Keluarga Masyarakat Pangkep (KKMP), DR Syaharuddin Hattab MSi menuturkan, kegiatan mengumpulkan masyarakat untuk bersilaturahim, dan disapa langsung oleh bupati sebagai bentuk kepedulian dengan trauma bisa diobati. Sehingga mampu bangkit kembali dan terus berkontribusi bagi Kota Palu.

Dalam kesempatan itu, Bupati Pangkep H Syamsuddin dihadapan ratusan penerima bantuan mengungkapkan, sebanyak 75 persen pejabat daerah ikut hadir termasuk para camat dari wilayah kecamatan daratan, kepulauan dan pegunungan.

Diakuinya, akibat bencana alam gempa bumi, tsunami dan likuifaksi terdapat
1.300 orang mengungsi dan pulang kampung ke Pangkep. “Dengan melihat kondisi itu, saya merasa ditegur, karena tak langsung mengunjungi warga saya yang sedang dilanda bencana,”ungkapnya.

Dihadapan ratusan warganya, kata Syamsuddin, penderitaan ini harus diterima karena itu kehendaknya. Moga dengan cobaan ini, bisa membuat kita lebih baik kedepannya. “Kehadiran pemerintahan itu untuk mengayomi masyarakatnya. Ini sebuah pembelajaran, maka marilah dengan kesempatan untuk lebih memperbaiki diri karena sebuah ujian bukan hanya bagi masyarakatnya tapi pemerintahannya,”tegasnya.

Kejadian ini menjadi tanggungjawab semua pihak, memberikan semangat dan ujian lebih baik. Dan jangan berkecil hati bagi masyarakat Pangkep yang ada di Palu, karena pemerintah daerahnya tetap siap menerimanya. “Semoga kejadian ini bisa lebih mempererat tali silaturahmi, harus menjadi lebih baik. Kita harus bangkit kembali, semangat ini adalah ujian. Karena orang Pangkep memiliki sikap pejuang dan pantang menyerah,”ungkapnya.

Ia pun mengimbau masyarakat pangkep untuk bangkit dan lebih bersemangat, anggap kejadian ini adalah ujian untuk hidup lebih baik. Dan salam dari Wakil Bupati dan Ketua DPRD yang tak sempat hadir. Sebelum kegiatan ditutup, Bupati menyerahkan bantuan berupa beras dan air minum dos secara simbolis. Dan dilanjutkan kegiatan dzikir yang dipimpin Ketua MUI Pangkep, H Waqi Murtala.(ade)

Ini video kegiatannya:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *