Kurang Perhatian, SDN 13 Ulidang Butuh Sentuhan Pemerintah – Pare Pos
Pendidikan

Kurang Perhatian, SDN 13 Ulidang Butuh Sentuhan Pemerintah

Kondisi plafon RKB SDN 13 Ulidang Kecamatan Tammerodo, saat ini semakin memperihatinkan. Plafon ini terkadang lepas secara tiba-tiba dan bisa mengancam keselamatan siswa yang ada

 

PAREPOS.CO.ID, MAJENE– Sekolah Dasar Negeri (SDN) 13 Ulidang yang terletak di Kecamatan Tammaredo Sendana, Majene saat ini membutuhkan perhatian serius pihak pemerintah kabuptaen (Pemkab) Majene. Pasalnya sejumlah ruang kelas belajar (RKB) sudah mengalami kerusakan hingga cukup mengagnggu proses belajar mengajar di sekolah.

Seperti kerusakan plafon ruang kelas serta plafon sekeliling teras sekolah. Begitu juga dengan bangunan yang sudah mulai rusak. Sehingga sudah saatnya perlu untuk dilakukan rehabilitasi agar para siswa yang ada di sekolah merasa nyaman dan tenang dalam menimbah ilmu.

Kepala SDN 13 Ulidang, Suriantik mengatakan, kondisi bangunan termasuk plafon sekolah tersebut sudah terjadi sejak puluhan tahu lalu dan belum pernah direnovasi atau diperbaiki hingga sekarang. Sehinga pihaknya membutuhkan adanya perhatian serius dari pemkab Majene untuk secepatnya melakukan perbaikan bangunan serta sejumlah perbaikan sejumlah ruas plafon tersebut.

Sebab dia melanjutkan, sebenarnya pihkanya sudah beberapa kali mengusulkan ke pihak pemkab Majene maupun ke pihak provinsi Sulbar serta pihak DPRD Majene namun hingga saat ini belum ada respon positif terkait adanya perbaikan sejumlah sarana penunjang proses belajar mengajar di sekolah itu.

“Jadi harapan kami setelah terkspos melalui media bisa menjadi perhjatian pihak terkait agar segera dapat dibenahi. Terutama plafon sekolah kalau memang belum bisa untuk bangunan tersebut. Karena dengan kondisi seperti ini bisa mengurangi semangat dan kenyamanan siswa dalam belajar. Serta dikhawatirkan bisa mengancan keselamtan siswa saat belajar karena plafon tersebut biasanya jatuh dan terlepas secara tiba-tiba,” katanya, saat ditemui, Jumat 30 November, pagi tadi.

Terlebih lagi siswa/siswi yang tertampung di SDN 13 Ulidang itu terbilang banyak karena menampung sekitar 187 peserta didik. Tentunya dengan kondisi siswa yang terbilang banyak maka perlu ada perhatiaan serius untuk segera ada perbaikan sarana penunjang proses belajar mangajar. Termasuk memberikan kenyamanan bagi siswa saat dalam belajar dan tidak mengalami suasana kepanasan akibat atap seng tanpa ada plafon ruangan yang menjadi pembatas.

Secara terpisah, Kepala Bidang Pendidikan Dasar (Dikdas) pada Dinas Pendidikan dan Pemuda Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Majene, Abd Chalik mengakui, untuk pembenahan sejumlah plafon RKB SDN 13 Ulidang, sudah masuk pengusulan tahun anggaran 2019 mendatang. “Pihak kami sudah mengusulkan pembenahan bangunan termasuk plafon SDN 13 Ulidang itu melalui rencana kerja (Renja) tahun 2019. Tentunya, kita semua berharap bisa terakomodasi dan disetuji pihak pemkab Majene. (edy/ade)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!