Panwascam Bacukiki Ajak Masyarakat Jadi Pengawas

by

 

PAREPOS.CO.ID, PAREPARE – Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam) Bacukikiki  menggelar sosialisasi Pemilu partisipatif yang melibatkan imam masjid, Ketua  RW, mahasiswa, dan sejumlah unsur lainnya, di Kantor Panwascam Bacukiki,  Selasa, 20 November.

Sosialisasi dihadiri Sekretaris Camat Bacukiki, Saharuddin, Komisioner KPU,  Sudirman, aktivis perempuan Andi Nila, dan praktisi hukum.

Divisi SDM  Panwascam Bacukiki, Rosnanang mengatakan, sosialisasi itu penting untuk  mengajak masyarakat berperan aktif dalam melibatkan diri sebagai pengawas  dalam Pemilu.

“Sosialisasi ini melibatkan semua komponen masyarakat supaya komponen terlibat  aktif dalam pengawasan Pemilu, seperti netralitas ASN, politik uang, SARA, dan  sejumlah pelanggaran Pemilu lainnya,” ujar Rosnanang.

Selain mengajak masyarakat sebagai pengawas Pemilu di lingkungannya,  sosialisasi itu juga untuk mengedukasi pemilih agar menjadi pemilih yang
cerdas.

Hal senada juga dikemukakan Ketua Panwascam Bacukiki, Abd Thalib. Menurutnya,  Pemilu DPRD, DPR Provinsi, DPR RI, DPD, dan Pemilihan Presiden yang dihelat  pada 17 April 2019, dinilai ketat dibanding Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada)  27 Juni, lalu. Oleh karena itu, peran partisipatif dari masyarakat sangat  dibutuhkan.

“Kami berharap dengan hadirnya peran aktif dari masyarakat, Pemilu 2019 dapat  terlaksana dengan aman dan lancar, mengingat Pemilu lebih ketat dibanding  Pilkada kemarin yang ada hanya dua pasangan calon. Kalau sekarang lebih banyak  calon, baik dari tingkat kota, provinsi, pusat, dan Pilpres,” beber Ketua  Panwascam Bacukiki dua periode ini.

Sementara, Sekcam Bacukiki Saharuddin meminta pelibatan masyarakat dalam  berperan sebagai Pengawas Pemilu, mengingat jumlah pengawas Pemilu terbilang  sedikit dibanding jumlah yang akan diawasi.

“Dibanding Pilkada, ini jauh lebih  berat karena lima pemilihan sangat membutuhkan keseriusan kita semua untuk  mengawasi jalannya Pemilu,” tandasnya.

Sementara Komisioner KPU, Sudirman lebih menitikberatkan pada tahapan Pemilu,  serta meminta partisipasi masyarakat dalam berperan meningkatkan partisipasi pemilih.

“Kita juga harus pastikan masyarakat, apakah sudah terdaftar DPT atau  DPTHP. Salah satu ukuran keberhasilan Pemilu terletak pada tingkat kehadiran  masyarakat dalam menggunakan hak pilihnya,” terangnya. (mat)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *