Penghargaan Diserahkan JK, Pemprov Sulsel, Parepare, Lutra, Takalar dan Pangkep Raih Top 40 – Pare Pos
Nasional

Penghargaan Diserahkan JK, Pemprov Sulsel, Parepare, Lutra, Takalar dan Pangkep Raih Top 40

Gubernur Sulsel dan Jawa Timur nampak serius berbincang disela penerimaan penghargaan TOP 40 Inovasi Pelayanan Publik 2018

PAREPOS.CO.ID,JAKARTA– Wakil Presiden RI Jusuf Kalla membuka The International Public Service (IPS) Forum 2018 di Jakarta Convention Center (JCC), Rabu 7 November, pagi tadi. Dalam sambutannya, Wapres menegaskan, birokrat harus memiliki enterpreneurship bureaucracy. Hal ini sebagai bagian dari reformasi birokrasi, upaya untuk memperbaiki pelayanan agar semakin cepat.

Perbedaan sikap antara pengusaha dan birokrasi membuat adanya celah negosiasi. “Pengusaha ingin hasil, tapi birokrasi punya aturan sehingga lambat. Jangan sampai pengusaha beli kecepatan!” tegasnya. Untuk itu dibutuhkan inovasi. Inovasi pelayanan publik yang ada harus terus dikembangkan. Wapres mengapresiasi instansi pemerintah yang telah memiliki inovasi bahkan meraih penghargaan inovasi pelayanan publik.

Dalam kesempatan tersebut, Wapres juga menyerahkan penghargaan Top 40 Inovasi Pelayanan Publik 2018 kepada para pucuk pimpinan instansi pemerintah. Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan bersama tiga daerahnya yakni Pemkot Parepare, Pemkab Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep), Luwu Utara dan Pemkab Takalar masuk dalam kategori penerima penghargaan.

Hadir dalam acara ini Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo, Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya, Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Eko Putro Sandjojo, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Wamenlu Abdurrahman Mohammad Fachir, Deputy Manager of Ministry of Interior and Safety Republic of Korea Lee Bong Yeol, the Chairperson of LEPL Public Service Development Agency Azerbaijan Soso Giorgadze.

Deputy Executive Director of LEPL Public Service Hall Georgia Mariam Latsabidze, Chief of Administration of the State Agency for Public Service and Social Innovations under the President of the Republic of Azerbaijan Azad Jafarli, Former Mayor of Mandaluyong, Head of Statistics and Indicators unit in the Public Governance Directorate of the OECD Zsuzsanna Lonti, kepala lembaga, kepala daerah, dan pejabat lainnya.(rls/ade)

Berikut adalah daftar Top 40 inovasi pelayanan publik tahun 2018

Kementerian dan Lembaga

1. Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia – Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (Pencatatan Hak Cipta Online dengan Teknologi Kriptografi)

2. Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan – Direktorat Jenderal Pengelolaan Hutan Produksi Lestari (SILK (Sistem Informasi Legalitas Kayu): Inovasi untuk Menjawab Tantangan Global Perdagangan Kayu Legal)

3. Kementerian Luar Negeri – Konsulat Jenderal Republik Indonesia di Kota Kinabalu, Sabah, Malaysia (MENIKUM (Menikah Untuk Melindungi): Pelayanan Pengesahan Perkawinan (Itsbat Nikah) Bagi WNI di Luar Negeri)

4. Kementerian Luar Negeri – Museum Konferensi Asia Afrika, Direktorat Diplomasi Publik, Direktorat Jenderal Informasi dan Diplomasi Publik (Jarum Pentul (Jadi Relawan Museum itu Penting dan Gaul)

5. Kementerian Sosial – Balai Besar Rehabilitasi Sosial Bina Grahita Kartini Temanggung (Mencapai Nol Kerentanan Penyandang Disabilitas Intelektual Melalui Sheltered Workshop Peduli)

6. Kepolisian Negara Republik Indonesia – Kepolisian Resor Jayapura, Kepolisian Daerah Papua (RM PAPEDA (Rumah Masyarakat Papua Penuh Damai)

7. Kepolisian Negara Republik Indonesia – Satuan Brigade Mobil, Kepolisian Daerah Jambi (Membangun Pelayanan Publik Melalui Patroli Edukasi Brimob Polda Jambi pada Suku Anak Dalam di Rimba Merangin Jambi)

8. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta – Puskesmas Senen, Dinas Kesehatan (CEK DAN SADARI (Cegah Kanker Serviks dengan Aplikasi MAPLE-S dan Mobil Deteksi Kanker HIBISCUS)

9. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta – Rumah Sakit Umum Daerah Koja – (SIPIL DOYAN JALAN (Sistem Pilih Dokter dan Waktu Pelayanan) Pasien Rawat Jalan Peserta JKN-KIS)

10. Pemerintah Provinsi Jawa Tengah – Rumah Sakit Jiwa Daerah Dr. R. M. Soedjarwadi (Si Terpa Daya Jiwa (Sistem Terapi Paripurna melalui Pemberdayaan Orang dengan Gangguan Jiwa): Berobat di RSJD R. M. Soedjarwadi Sembuh Jiwa Raga dan Kembali Fungsi Sosialnya)

11. Pemerintah Provinsi Jawa Timur – Dinas Perkebunan (Kabinet Arabika (Kolaborasi Pembinaan Ekonomi Terpadu Kopi Arabika)

12. Pemerintah Provinsi Jawa Timur – Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (SIMPADU-PMI (Sarana Informasi dan Pelayanan Terpadu Pekerja Migran)

13. Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan – Rumah Sakit Umum Daerah Ulin (BiRD (Babies Respiratory Distress Recovery Device)

14. Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan – Balai Penerapan Mutu Produk Perikanan, Dinas Kelautan dan Perikanan (SEJUTA IKAN (Sertifikasi Pengujian Mutu Hasil Perikanan) Agar Produk Perikanan Sulsel Tetap Mendunia)

15. Pemerintah Provinsi Sumatera Barat – Rumah Sakit Umum Daerah Dr. Achmad Mochtar (BASABA sebagai Upaya Menurunkan Angka Kematian Bayi)

16. Pemerintah Kabupaten Banyuwangi – Rumah Sakit Umum Daerah Blambangan (GANCANG ARON (Gugus Antisipasi Cegah Antrian Panjang dengan Antar Obat ke Rumah Pasien)

17. Pemerintah Kabupaten Klungkung – Dinas Pertanian (BIMAJUARA (Beli Mahal Jual Murah)

18. Pemerintah Kabupaten Klungkung – Dinas Lingkungan Hidup dan Pertanahan – (Implementasi TOSS (Tempat Olah Sampah Setempat)

19. Pemerintah Kabupaten Lumajang – Unit Transfusi Darah PMI (Blood_Jek Si Pengawal Nyawa)

20. Pemerintah Kabupaten Luwu Utara – Dinas Kesehatan (Antenatal Care Hipnoterapi)

21. Pemerintah Kabupaten Malang – Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Percepatan Penurunan AKI dan AKB Melalui Program CONTRA WAR (Contraceptive For Women At Risk)

22. Pemerintah Kabupaten Merauke – Dinas Komunikasi dan Informatika (Layanan Free Hotspot (Layanan Internet Gratis Untuk Masyarakat)

23. Pemerintah Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan – Dinas Pendidikan (Kelas Perahu)

24. Pemerintah Kabupaten Rote Ndao – Dinas Pertanian (Gerakan Lakamola Anan Sio)

25. Pemerintah Kabupaten Sumbawa – Kecamatan Lantung (PARIRI SI DESA)

26. Pemerintah Kabupaten Takalar – SDN 81 Kalukubodo, Dinas Pendidikan (PAPA SEHAT (PAPAN Kontrol Kesehatan): Kontrol Kesehatan Peserta Didik di Sekolah Menuju Indonesia Sehat)

27. Pemerintah Kabupaten Teluk Bintuni – Dinas Pendidikan, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga (RUMPI MAS BIN (Rumah Pintar Masyarakat Bintuni)

28. Pemerintah Kabupaten Timor Tengah Utara – Dinas Pertanian (Raskin Pola PKP (Padat Karya Pangan)

29. Pemerintah Kabupaten Trenggalek – Puskesmas Trenggalek, Dinas Kesehatan – (GELAS MEMPESONA HATI (Gerakan Lansia Sehat Mewujudkan Masyarakat Peduli Persoalan Kesehatan di Hari Tua Nanti)

30. Pemerintah Kabupaten Tulungagung – Rumah Sakit Umum Daerah dr. Iskak (LASKAR (Layanan Syndroma Koronaria Akut Terintegrasi)

31. Pemerintah Kota Bandung – Dinas Pangan dan Pertanian (Mini Lab Food Security)

32. Pemerintah Kota Bogor – Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Aparatur (ANJAS GO CLEAR (Aplikasi Nominatif Jabatan Struktural Government Clear) di Lingkungan Pemerintah Kota Bogor yang Aplikatif dan Akuntabel)

33. Pemerintah Kota Cimahi – UPT Cimahi Technopark (Kawasan Cimahi Technopark sebagai Pusat Layanan Terpadu Pengembangan Ekonomi Lokal Kota Cimahi Berbasis Inovasi, Ilmu Pengetahuan, dan Teknologi Melalui Kolaborasi Quadruple Helix)

34. Pemerintah Kota Madiun – SDN 02 Mojorejo, Dinas Pendidikan (DOPARI SAKATU)

35. Pemerintah Kota Padang – Puskesmas Padang Pasir, Dinas Kesehatan (Kelas IMUD (Ibu Muda) Puskesmas Padang Pasir)

36. Pemerintah Kota Parepare – Dinas Kesehatan (EKSISTENSI (Pelayanan Kesehatan Gratis Terintegrasi) CALL CENTRE 112)

37. Pemerintah Kota Surabaya – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (6 in 1)

38. Pemerintah Kota Surabaya – Dinas Pengendalian Penduduk, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (Pahlawan Ekonomi dan Pejuang Muda)

39. Pemerintah Kota Surabaya – Dinas Sosial (TAHU PANAS (Tak Takut Kehujanan, Tak Takut Kepanasan): Kegiatan Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni melalui Program Rehabilitasi Sosial Daerah Kumuh)

40. Pemerintah Kota Tegal – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Ladis Song Malam (Layanan dengan Inovasi Simultan Bagi Pengasong dan Masyarakat Lansia Terminal).(*)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!