Tudingan Langgar UU Migas, Ini Kata Pemilik SPBU Kalibone – Pare Pos
Ekonomi

Tudingan Langgar UU Migas, Ini Kata Pemilik SPBU Kalibone

Pemilik SPBU Kalibone, Andi Lutfi Hanafi

PAREPOS.CO.ID, PANGKEP — Pemilik Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Kalibone, di Kelurahan Bontolangkasa, Kecamatan Minasatene, Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep), Andi Lutfi Hanafi angkat bicara soal tudingan yang dilayangkan ke SPBU miliknya.

Beberapa waktu lalu, SPBU Kalibone dituding telah melanggar Undang-Undang Migas, dengan melayani pengisian bahan bakar solar bersubsidi dengan skala besar dengan menggunakan bak rakitan kapasitas 1000 liter atau 1 ton.

Tudingan itu pun datangnya dari LSM Aliansi Pena Merah (APN) dengan mengungkap dan menangkap basah pelaku pengisian solar dengan menggunakan mobil pic up jenis panther yang sedang melakukan pengisian solar menggunakan wadah bak rakitan.

Lutfi Hanafi yang juga merupakan Ketua Badan Pemenangan Prabowo-Sandi di Kabupaten Pangkep mengakui, kejadian itu merupakan akal-akalan atau skenario dari LSM Aliansi APN. “Itu mobil saya tidak tahu, itu mungkin skenario, masuk mobil langsung di foto. Saya curiganya dia kasih masuk mobil dia juga yang foto. Curiganya pula, kenapa bisa bersamaan ini mobil ada dan dia juga ada di lokasi,”tegasnya.

Ia mengakui, sebelum kejadian itu, bos dari oknum dari LSM Aliansi ini juga, pernah meminta jual minyak di Pangkep dan merasa terganggu. “Kemudian mengotak atik usaha saya. Dari sini mungkin, saya curiganya ada skenario untuk merusak citra SPBU saya. Seingat saya mungkin dia sakit hati karena menganggap saya pernah lapor ke Pertamina padahal saya tidak pernah melaporkan. Karena dia oknum anggota LSM dan juga usaha minyak,”ungkapnya.

Kendati demikian, dikatakan Lutfi Hanafi, telah menindak tegas operatornya yang melayani pengisian saat itu. “Saya sudah tegaskan ke operator saya, untuk lebih teliti melayani dan melakukan pengisian kepada konsumen. Karena, memang juga pengakuan operator kami, tidak mengetahui bahwa ada bak rakitan pada mobil itu, lantaran tertupi terpal,”terangnya. (awi/ade)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!