Garbi Academy Hadir di Pangkep, Ini Tujuannya – Pare Pos
Pro Daerah

Garbi Academy Hadir di Pangkep, Ini Tujuannya

 

PAREPOS.CO.ID, PANGKEP — Setelah mendeklarasikan diri hadir di Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep), Gerakan Arah Baru Indonesia (GARBI) kembali membentuk sebuah wadah yang disebut GARBI Academy. Organisasi relawan bentukan mantan Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Anis Matta membentuk GARBI Academy sebagai wadah diskusi masyarakat yang terkait dengan isu-isu yang sedang diperbincangkan.

Seperti dalam kegiatan yang dilaksanakan di Logos Cafe and Resto, diskusi publik yang mengangkat tema ‘Pemuda dan Radikalisme’. “Garbi Academy kami bentuk sebagai wadah untuk menumbuhkan budaya dialektika di kalangan anak bangsa dalam rangka membuka kebuntuan dalam berfikir sehingga tercipta generasi yang cerdas dan berwawasan untuk membawa Indonesia menjadi kekuatan lima besar dunia,”kata Ketua GARBI Pangkep, Haris Abdullah, Rabu 5 Desember 2018.

Di Pangkep, kata Haris, ini adalah salah satu yang pertama kita buat dalam bentuk diskusi publik yang kita lakukan dan akan ada disuksi-diskusi selanjutnya dan akan kita wadahi dalam Garbi Academy.
Dalam diskusi publik itu, pembicara yang mengisi berasal dari beberapa latar belakang, di antaranya Muhammad Alwi Fatahillah dari Forum Umat Bersatu, Amirullah dari KNPI Pangkep, Yahya Rasyid dari Praktisi Hukum, dan Hasanuddin G. Kuna dari GARBI.

“Cukup alot diskusi yang berjalan, membicarakan tentang pengertian Pemuda dan Radikalisme yang selama ini masih belum dipahami dengan benar oleh masyarakat pada umumnya. Sehingga pembicara menguraikan pengertian, sejarah, serta positif dan negatif pemuda dan radikalisme yang bersinggungan dengan negara, Islam, dan gerakan dilanjutkan dengan tanya jawab dengan peserta,”terangnya.

Ditambahkan, kesimpulan pada diskusi tersebut, pertama kita harus membebaskan pelekatan kata Radikalisme dari Islam. Kedua, perubahan dan pemuda adalah keniscayaan. Dan ketiga, jika arti radikal adalah menghendaki perubahan ke arah yang lebih baik, maka pemuda dan radikalisme tidak dapat dipisahkan. (awi/ade)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!