Janji ‘Fulus’ Mulai Kencang, Kaharuddin Kadir Siapkan Jurus Jitu – Pare Pos
Politik

Janji ‘Fulus’ Mulai Kencang, Kaharuddin Kadir Siapkan Jurus Jitu

 

PARE POS.CO.ID, PAREPARE — Pertarungan calon anggota legislatif (caleg) pada Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 mulai terasa di Kota Parepare. Bahkan indikasinya adanya pemilih yang dijanjikan ‘fulus’ atau diiming-imingi uang mulai kencang. Hanya saja, hal itu baru sebatas indikasi dan sulit ditemukan karena terkendala alat bukti yang valid.

Namun hal itu dicegah oleh para kompetitor dalam hal ini para caleg dengan membentuk tim untuk menangkal massifnya praktir money politik atau politik uang dalam meraih suara siginifikan.

Caleg Golkar Dapil Soreang, Kaharuddin Kadir yang dimintai tanggapannya terkait indikasi pemilih diiming-imingi uang mulai dirasakan. “Berdasarkan laoporan dari tim kami, ada beberapa oknum caleg pendatang baru yang terindikasi menjajikan uang kepada masyarakat pemilih,” ungkap Kaharuddin Kadir, kemarin.

Menurutnya, indikasi tersebut harus disikapi secepatnya karena berdampak terhadap kualitas demokrasi. “Bagaimana mau mencerdaskan pemilih, kalau ada seperti itu. Ini juga mencederai pemilu yang berintegrasi,” katanya.

Kaharuddin juga mengungkapkan, walau pun terkendala bukti kuat berupa rekaman untuk melaporkan sejumlah caleg yang menjanjikan uang kepada masyarakat. Namun, kata dia, timnya telah mengiventarisir sejumlah caleg yang terindikasi praktik politik uang tersebut.

“Ada konsekuensi diskulifikasi, bahkan pidana kalau terbukti menjanjikan barang atau uang ke masyarakat. Apalagi kalau sudah memberikan. Kita ini sementara mengumpulkan alat bukti. Kalau ada rekaman yang menjanjikan, kita akan laporkan ke Bawaslu,” tegas Kaharuddin.

Tak hanya itu, kata Kaharuddin, tim yang telah dibentuknya akan terus memantau adanya pihak-pihak yang mencoba menjanjikan barang atau uang ke masyarakat. “Kami membentuk tim khusus untuk mengawasi ini. Kalau perlu kita ‘jebak’. Siapa saja, karena ini merusak demokrasi,” tegasnya.

Dia pun menyebutkan, pihaknya pun telah mengetahui nama-nama sejumlah oknum caleg tersebut yang mencoba menjanjikan uang kepada pemilih. “Tim kami sudah mendapatkan nama-namanya. Lagi-lagi kami terkendala alat bukti,” ujarnya.

Dia menjelaskan, melawan praktik politik uang tersebut sudah menjadi komitmen bersama. “Kami komitmen, kalau pun caleg Golkar kami juga laporkan. Itu karena kami di Golkar dalam proses caleg ini menawarkan ide-ide dan program yang kerakyatan. Bukan dengan mengiming-imingi barang atau uang ke pemilih,” tegasnya. (sar)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!