SDN 57 Bulu-bulu Juarai Lomba Jambore SMPI di Barru – Pare Pos
Pendidikan

SDN 57 Bulu-bulu Juarai Lomba Jambore SMPI di Barru

 

PAREPOS.CO.ID, MAROS – Sekolah Dasar Negeri (SDN) 57 Bulu-Bulu, Kecamatan Marusu, Maros, telah berhasil mewakili Kabupaten Maros dalam Jambore SMP tingkat Provinsi Sulsel. Kegiatan tersebut digelar di Paccekke, Kabupaten Barru, 1-3 Desember 2018. Dalam kegiatan tersebut, SDN 56 Bulu-bulu berhasil merebut juara untuk sekolah model paling berhasil melakukan kerjasama dan kemitraan.

Hal ini terlihat beberapa kerjasama yang dibangun dengan Lembaga, baik Pemerintah maupun Swasta, antara lain, kerjasama dengan Perpustakaan Daerah Maros. Kepala SDN 57 Bulu-bulu, Sri Wahyuni mengatakan, untuk sistem anggota perpustakaan berbasis internet, dengan bekerjasama Indosat untuk absen online, Schoolar English Club dalam bentuk kerjasama pembelajaran bahasa Ingris untuk guru-guru SDN 57 Bulu-bulu, juga kerjasama dengan Dinas Kesehatan, Kepolisian dan Sekolah Ramah Anak.

“Untuk keberhasilan ini Maros mencatatkan namanya sebagai penerima piala dan piagam untuk lomba sekali setahun yang mempertemukan Sekolah Model terbaik Se-Sulawesi Selatan,”katanya, Kamis 6 Desember 2018. Ia juga mengungkapkan kebahagiaan dan rasa syukurnya atas pencapaian sekolahnya, menurutnya ini adalah hasil kerja kerasnya semua. “Kami kerja bersama dan berbuat bersama sama, kami adalah guru dan tenaga kependidikan SDN 57 Bulu Bulu. Kerja Sekolah Model bukanlah kerja ringan, jika kami tidak bersama sama, kami tak akan sekuat ini. Sebagaimana diketahui SDN 57 Bulu Bulu menjadi wakil Maros setelah mengungguli Sekolah Model lainnya dalam ajang Pameran dan Diseminasi hasil sekolah model tingkat Kabupaten Maros pada bulan November lalu,”ungkapnya.

Sri mengakui, seperti kegiatan di Maros, Jambore Sistem Peningkatan Mutu Internal (SPMI), yang diikuti oleh 24 sekolah model terbaik di Sulsel ini menampilkan hasil kerja Sekolah Model selama setahun dengan kemampuan mengurai Siklus pembelajaran SPMI, kemampuan mendiseminasi program sekolah model pada sekolah imbas, hasil kreativitas siswa, serta kemampuan memonitoring dan evaluasi dalam bentuk administrasi Sekolah Model.

Salah satu produk karya yang ditampilkan adalah antologi puisi yang diberi judul Ininnawa yang merupakan karya siswa dan guru SDN 57 Bulu Bulu yang cukup menarik perhatian Dewan Juri pengunjung dan panitia. Editor buku ini, St. Fatimah Achmad merasa bangga atas pencapaian sekolahnya. “Ini adalah buah dari kerja keras kami. Kami berproses, dan ini hasil murni dari proses yang dilakukan. Karya antologi ini juga adalah karya besar sekolah kami, ini buku pertama yang kami cetak dan bukukan, dan berharap ini akan menjadi motivasi banyak sekolah untuk memulai berkarya,”tutupnya.(sir/ade)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!