Sita Ratusan Kosmetik Ilegal, BBPOM Sulsel Lakukan Ini

by

 

PAREPOS.CO.ID,MAKASSAR– Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM) Sulsel mulai melakukan penulusuran kosmetik yang dipasarkan melalui media sosial (Medsos). Lantaran diduga banyak dijual kosmetik yang ilegal. Kepala Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM) Sulsel, Abdul Rahim mengatakan bahwa penindakan kosmetik ilegal juga banyak ditemukan beredar penjualannya pada media sosial. “Beberapa juga kita temukan dari penelusuran secara online. Jadi biasanya kami juga melakukan pengawasan kalau ada di media sosial ada iklannya berlebihan biasanya kami juga menelusuri produk ini terdaftar atau tidak,”ujarnya disela konferensi pers pengungkapan kosmetik ilegal di kantor BBPOM Sulsel, kemarin.

Lebih lanjut, Abdul Rahim menjelaskan, produksi kosmetik ilegal ini memalsukan beberapa merek ternama yang telah terkenal. Melihat kondisi itu, pelaku membuatnya dengan produk yang berbeda. “Kita telusuri lebih jauh, kalau memang ada unsur kesengajaan, nilainya besar, merugikan masyarakat, maka kita proses hukum,”tegasnya. Dikatakan Abdul Rahim, setiap produk kosmetik harus memiliki izin edar dan izin produksi. Namun kenyataannya, setelah hasil uji dari BBPOM menemukan kandungan bahan berbahaya.

Tentunya sebagai upaya dalam rangka perlindungan kepada masyarakat, pihak BBPOM lakukan tindakan tegas dengan mengecek izin edar dan izin produksi. “Ketika semua itu tidak ada, maka kami akan proses sesuai undang undang kesehatan,”jelasnya. Untuk diketahui, Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM) berhasil menyita sebanyak 367 item produk kosmetik ilegal baik lokal maupun impor, dari 18 sarana atau tempat produksi di wilayah Sulsel.

Dimana kosmetik ilegal tersebut terdiri dari 323 item dengan jumlah 3.054 pcs, produk impor sebanyak 44 item dengan jumlah 175 pcs. Hasil sitaan tersebut senilai Rp 338.966.000, atau yang disita dari tempat seperti, Pasar Terong, Mall Trans, Mall GTC, Mall Ratu Indah, Mall Panakkukang Kota Makassar, dan Pasar Tradisional di Kabupaten Wajo. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *