Grab Hentikan Kerjasama dengan Driver, GGC Parepare Lakukan Ini – Pare Pos
Metro Pare

Grab Hentikan Kerjasama dengan Driver, GGC Parepare Lakukan Ini

PAREPOS. CO. ID, PAREPARE, — Perusahaan jasa transportasi online Grab, hentikan kerjasama dengan sejumlah driver di Kota Parepare. Keputusan sepihak itu, diprotes Grab Gocar Community (GGC) Kota Parepare.

Komunitas GGC Parepare melakukan perlawanan dengan aksi mematikan aplikasi drivernya hingga batas waktu yang belum ditentukan. Mereka menonaktifkan aplikasinya sejak Jumat, 11 Januari 2019.

Ketua GGC Parepare Khalik Tj saat membuka aksi ini, mengatakan, pihaknya nonaktifkan aplikasi Grab, sebagai bentuk perlawanan terhadap aplikator Grab yang melakukan pemutusan secara sepihak.

Ia mengaku, belum mengetahui kenapa Grab melakukan pemutusan kerjasama driver atau mitra secara sepihak, tanpa ada kejelasan sama sekali. “Sudah 12 teman-teman GGC Parepare yang diputuskan secara permanen, selama tiga hari berturut-turut, sejak Rabu hingga Jumat kemarin. Sampai saat ini, kami belum tahu apa alasannya,” katanya.

Khalik menambahkan, meski tidak lagi mengaktifkan aplikasi Grab, namun pihaknya memberikan solusi kepada anggotanya dengan membentuk tim untuk memonitoring aplikasi yang aktif di Kota Parepare. Selain itu, kata dia, pihaknya menuntut kepada pihak Grab agar menyesuaikan insentif, tarif dalam jarak dan cuaca, serta kejelasan pemecatan secara sepihak.“Kita berharap agar pihak Grab untuk mempertimbangan atas apa yang kita tuntut dalam aksi ini, “katanya.

Admin Grab Parepare Muhajir, dihubungi PARE POS via telepon, mengatakan, pemutusan hubungan kerja dengan mitra Grab dilakukan aplikator Grab di Singapura. Pemutusan itu dilakukan, kata dia, setelah mereka mendapat informasi, ada indikasi pelanggaran Standar Operasional Prosedur (SOP) Grab. “Ada tim di pusat yang menangani pelanggaran yang dilakukan mitra Grab,tim itu mengecek semua aktivitas mitra grab di semua daerah melalui aplikasi,” katanya.

Berhenti beroperasi
Setelah mengetahui adanya pemutusan kerjasama dengan mitra Grab,
GGC Kota Parepare melakukan perlawanan dengan melakukan aksi berhenti beroperasi atau nonaktifkan aplikasi.
“Dengan adanya pemutusan kerjasama ini, spontan membuat para driver online lainnya prihatin dan serentak menghentikan pengoperasian aplikasi tersebut
sampai aksi tuntutannya di proses pihak aplikator Grab,” kata Khalik Tj saat
memimpin jalannya aksi, Jumat, 11 Januari Kemarin, di Warkop D’lima, Kota Parepare.

Selama menjadi mitra Grab sudah banyak hal yang telah dilalui. Ia menceritakan, awalnya pihaknya merasa nyaman untuk mendaftar sebagai mitra Grab dengan pendapatan/income yang dalam perjalanan bersama grab.
“Tetapi apa yang dapatkan dari Grab tidak sesuai dengan biaya operasional. Pendapatan yang minim dan insentif yang kadang disesuaikan serta waktu
yang banyak tersita atau terbuang,” katanya.

Ia meminta , Grab melakukan perubahan perhitungan pemberian insentif dari persentase ke nominal, tarif dinormalkan sesuai jarak dan kondisi jalan serta kondisi waktu sibuk dan kondisi cuaca.
“ Kami juga minta supaya pihak Grab memberikan langsung atau melalui
notifikasi yang detail kepada mitra terkait dengan pelanggaran yang dilaku-
kan,” katanya. (has)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!