Ini Hasil Uji Laboratorium Sucofindo di Perairan Parepare – Pare Pos
Metro Pare

Ini Hasil Uji Laboratorium Sucofindo di Perairan Parepare

Masyarakat yang berada diperairan Cempae, saat kejadian mengumpulkan bahan bakar minyak yang diduga jenis Solar.

 

PAREPOS.CO.ID,PAREPARE– Kepala Kantor Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Parepare, Dahlan Museng Gappa menjelaskan hasil dari uji laboratorium Sucofindo, sebuah perusahaan yang melayani inspeksi, pengujian, sertifikasi, pelatihan dan konsultasi, baku mutu sesuai ambang batas yang diatur Pergub, masih normal.

Dalam Pergub nomor 69 tahun 2010, ambang batas baku mutu adalah 5 miligram per liter, dan hasil pemeriksaan, semua di bawah angka itu. Sampel yang diambil pihak Sucofindo, yaitu di depan Masjid Multazam Cempae, Tanggul Cempae, area pelelangan ikan, tengah laut dan area jetty head, disimpulkan masih dalam ambang batas.

Di depan Masjid Multazam Cempae hasilnya 4,2 miligram per liter, Tanggul Cempae 2,4 miligram per liter, Area Pelelangan Ikan 2,7 miligram per liter, Tengah Laut 1,0 miligram per liter dan Area Jetty Head sebesar 1,4 miligram per liter. Analisis tersebut ditandatangani Dept of Inspection & Testing Achmad pertanggal 17 Januari 2019. “Data sampling diambil pada tanggal 12 Januari 2019 dan untuk data testing pertanggal 14-17 Januari 2019,”kata Capt Dahlan.

Seperti diketahui, PT Superintending Company of Indonesia atau Sucofindo (Persero) yang juga merupakan Badan Usaha Milik Negara yang bergerak dalam bidang pemeriksaan, pengawasan, pengujian, dan pengkajian produk. Keberadaan laboratorium Sucofindo sendiri berada di 46 titik di seluruh Indonesia. Sebelumnya, Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Parepare, Samsuddin Taha mengatakan, pihak telah mengambil sampel tumpahan minyak di perairan Parepare pada dua titik.

“Secara fisik, saat kita ambil sampel masih terlihat tumpahan minyak dan terasa baunya. Namun setelah dilakukan uji laboratorium bahwa secara kimiawi diatas ambang batas,” jelas Samsuddin Taha. Menurutnya, baku mutu sesuai ambang batas yang diatur Pergub, kandungan minyak hanya 5 milligram (Mg) perliter. “Sedangkan hasil uji laboratorium, berdasarkan dua titik sampel, yakni lebih 100 miligram per liter dan sekitar 30 miligram perliter,”katanya. (ade)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!